Mendagri Tito: Lulusan IPDN Banyak Diminati Kepala Daerah

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan banyak kepala daerah meminta lulusan IPDN. Pernyataan itu disampaikan saat mewisuda 1.404 lulusan IPDN Tahun Akademik 2025/2026.

oleh Tim NewsDiterbitkan 26 Juli 2026, 22:38 WIB
Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, Program Doktor Ilmu Pemerintahan, dan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan di Kampus IPDN. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mewisuda 1.404 lulusan pada Tahun Akademik 2025/2026. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan lulusan IPDN saat ini banyak diminati pemerintah daerah karena dinilai memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter kepemimpinan.

Pernyataan itu disampaikan Tito saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, Program Doktor Ilmu Pemerintahan, dan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan di Kampus IPDN Jatinangor, Senin (27/7/2026).

Tahun ini, IPDN meluluskan 1.404 orang yang terdiri atas 1.204 lulusan Program Sarjana Terapan, 82 lulusan Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, 73 lulusan Program Magister Terapan, dan 45 lulusan Program Doktor.

Tito berharap para lulusan mampu melahirkan kebijakan publik yang berbasis ilmu pengetahuan serta menjawab tantangan birokrasi di berbagai daerah.

"Kehadiran para pemikir muda bidang kepamongprajaan ini diharapkan menjadi angin segar bagi tata kelola birokrasi nasional yang berbasis pengetahuan. Jadi para wisudawan IPDN ini diharapkan mampu membuat kebijakan-kebijakan baru yang berbasis pada pengetahuan, yang berlandaskan teori," ujar Tito.

 

Tahan Banting, Siap Beradaptasi dengan Masyarakat

Mendagri Tito Karnavian saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda IPDN. (Istimewa)

Khusus bagi lulusan Program Sarjana Terapan, Tito meminta mereka mampu beradaptasi dengan kondisi masyarakat yang beragam saat bertugas di daerah. Ia juga mengungkapkan tingginya kebutuhan pemerintah daerah terhadap lulusan IPDN.

"Banyak kepala daerah yang sudah request lulusan IPDN, karena lulusan IPDN ini bukan hanya belajar akademik, mereka juga belajar kesamaptaan, jasmani, kesehatan, mental ideologi, nasionalisme, integritas, disiplin dan lain-lain. Itu yang membuat mereka banyak diminati," kata Tito.

Meski demikian, Tito mengatakan belum tentu seluruh permintaan tersebut dapat dipenuhi. Menurutnya, para lulusan sebaiknya memperoleh pengalaman bertugas di berbagai daerah sebelum kembali ke wilayah asal.

Sementara itu, Rektor IPDN Halilul Khairi mengumumkan lulusan terbaik Program Sarjana Terapan diraih Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.IP asal Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,84. Ia juga menerima penghargaan Kartika Astha Brata sebagai lulusan terbaik program tersebut.

Selain itu, penghargaan bagi lulusan terbaik juga diberikan kepada Elliya Nurul Firdaus untuk Program Magister Terapan Studi Pemerintahan, Dr. Iin Mutmainnah untuk Program Doktor Ilmu Pemerintahan, serta Ridwan Mochamad Ramdhani untuk Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya