Laba Bersih Ancora Indonesia Resources Capai US$ 1,06 Juta di Semester I 2026

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatatkan pendapatan sebesar US$ 76,33 juta dan EBITDA US$ 10,51 juta pada semester I 2026.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 27 Juli 2026, 14:10 WIB
PT Ancora Indonesia Resources Tbk (Dok OKAS)

Liputan6.com, Jakarta - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasi (Tidak Diaudit) untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026. Emiten solusi terintegrasi bahan kimia dan peledakan pertambangan ini berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang stabil di tengah tantangan industri.

Ancora membukukan Pendapatan Penjualan Konsolidasian sebesar US$ 76,33 juta pada semester I 2026. Angka ini tumbuh tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 76,08 juta. Bisnis Bahan Kimia dan Bahan Peledak Pertambangan masih menjadi penopang utama dengan kontribusi mencapai 95% terhadap total pendapatan.

Secara rincian, lini Manufaktur dan Perdagangan menyumbang US$ 47,34 juta (62%), sedangkan bisnis Solusi Peledakan mencatatkan pendapatan US$ 25,00 juta (33%) atau meningkat 11% secara tahunan (year-on-year). Sisa 5% disumbang oleh bisnis lainnya sebesar US$ 3,98 juta.

Dari sisi profitabilitas, Perseroan mengantongi Laba Bruto sebesar US$ 18,94 juta dengan Marjin Laba Bruto (Gross Margin) berada di level 25%. Selain itu, Ancora membukukan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar US$ 10,51 juta serta Laba Periode Berjalan sebesar US$ 1,06 juta.

Direktur Utama Ancora, Ratno Paskalis Hendrawan, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan permintaan yang tetap solid serta kemampuan perusahaan dalam menjaga tingkat profitabilitas. "Perseroan membukukan Laba Bruto sebesar US$ 18,94 juta dan EBITDA sebesar US$ 10,51 juta, yang masing-masing meningkat 40% dan 96% secara kuartalan (Quarter-on-Quarter), mencerminkan kemampuan Perseroan dalam mempertahankan tingkat profitabilitas yang kuat," ujar Ale dalam keterangan resminya, Senin (27/7/2026).

 

Neraca Keuangan dan Prospek Usaha

Hingga 30 Juni 2026, Ancora mempertahankan struktur permodalan yang sehat. Total Aset Perseroan tercatat sebesar US$ 157,63 juta, dengan posisi Kas dan Setara Kas sebesar US$ 7,52 juta. Adapun Total Utang Jangka Pendek dan Panjang berada di level terukur sebesar US$ 40,07 juta, mencerminkan Net Gearing Ratio yang aman di angka 0,57x dan Current Ratio sebesar 1,29x.

Menghadapi paruh kedua tahun 2026, Ancora optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis. Hal ini didorong oleh potensi revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang berpeluang meningkatkan aktivitas pertambangan nasional, serta perluasan pasar ekspor Amonium Nitrat dan aksesori peledak di kawasan Asia Pasifik.

"Perseroan juga terus memperkuat rantai nilai yang terintegrasi secara vertikal melalui rencana pengoperasian Pabrik Booster di Handil, Kalimantan Timur, yang ditargetkan beroperasi pada 2027 untuk memperkuat platform ekspor dan pendorong pertumbuhan jangka panjang," pungkas Ratno.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya