AC Milan Ditahan Imbang Celtic, Ini Kata Ruben Amorim

AC Milan bermain imbang dengan skor 2-2 saat menghadapi Glasgow Celtic.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 26 Juli 2026, 09:07 WIB
Pelatih baru Italia AC Milan asal Portugal, Ruben Amorim, melambaikan tangan saat tiba di Bandara Linate di Milan pada 6 Juli 2026. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengomentari hasil imbang timnya melawan Glasgow Celtic kemarin malam. Ia menilai timnya masih membutuhkan banyak perbaikan setelah bermain imbang melawan Celtic dalam laga pramusim.

AC Milan telah memulai sesi pra musim mereka. Untuk uji coba pertama, mereka terbang ke Skotlandia untuk berhadapan dengan Glasgow Celtic.

Di laga ini, AC Milan tertinggal 2-0 terlebih dahulu di babak pertama. Namun di babak kedua, Rossoneri mampu menyamakan kedudukan berkat sepasang gol Francesco Carmada.

Seusai laga, Amorim memberikan evaluasi terkait performa timnya di laga tersebut. Ia mengakui bahwa anak asuhnya masih belum terbiasa dengan taktik yang ia inginkan.

Simak penuturan Ruben Amorim di bawah ini.


Belum Maksimal

Zeki Celik berebut bola dengan Davide Bartesaghi dalam laga Serie A antara AC Milan vs AS Roma di San Siro, 3 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Amorim menyebut Rossoneri berusaha mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola. Namun, ia mengakui para pemain masih kesulitan menjalankan pendekatan permainan yang diinginkannya.

"Kami berusaha mempertahankan penguasaan bola. Kami sedikit kesulitan karena kami melakukan pressing di seluruh area lapangan. Kami perlu menambah kekuatan di dalam tim dan terus berkembang. Kami akan menjadi lebih baik secara fisik dan semakin memahami permainan."

"Ide ini belum sepenuhnya terserap oleh tim, tetapi sudah ada. Kami harus bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik melalui penguasaan bola.""Terkadang butuh waktu lama untuk mencapai area lain di lapangan, tetapi memang dibutuhkan waktu."


AC Milan Tampil Berbeda di Babak Kedua

Gelandang AC Milan, Luka Modric, merayakan gol timnya dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Amorim juga menilai pertandingan tersebut seperti terbagi menjadi dua bagian berbeda, terutama jika melihat penampilan AC Milan pada babak pertama dan kedua.

Menurutnya, gol cepat Celtic memberikan dampak negatif terhadap permainan timnya. Namun, Milan mampu merespons dengan baik setelah mencetak gol cepat pada awal babak kedua.

"Terkadang pertandingan memang berjalan seperti itu. Ketika kami kebobolan gol pertama, itu tidak membantu tim. Pada babak kedua, kami memulai pertandingan dengan jauh lebih baik. Hal itu memberikan dampak besar terhadap pertandingan: kami kebobolan gol cepat pada babak pertama dan langsung mencetak gol pada babak kedua," pungkas pelatih asal Portugal itu.

Sumber: Milan News

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya