Liputan6.com, Jakarta - Selain gagal ginjal, bassist PAS Band, Trisno PAS Band, ternyata juga mengalami komplikasi lain yang cukup serius selama menjalani perawatan di rumah sakit. Drummer Pas Band, Sandy menceritakan Trisno sempat mengalami sumbatan darah di kepala hingga harus menjalani operasi dan pembatasan kunjungan.
"Baru minggu lalu akhirnya bener-bener kita bawa kerumah sakit karena udah lemah di rumah, akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5%, dan harus cuci darah," ujar Sandy PAS Band saat dihubungi Kapanlagi.com melalui WhatsApp, Kamis (23/7/2026).
Advertisement
Kunjungan Dibatasi
Sandy menyebut kondisi Trisno bertambah berat setelah ditemukan adanya sumbatan darah di bagian kepala. Kondisi itu berisiko mengarah ke stroke sehingga tim medis memutuskan untuk melakukan tindakan operasi.
"Yang bikin lebih berat karena ada sumbatan darah di kepala yg bisa kearah stroke maka dilakukan operasi penghentian sumbatan," jelas Sandy.
Usai menjalani operasi, kunjungan untuk menjenguk Trisno pun sangat dibatasi. Hal ini dilakukan demi menjaga kondisinya yang masih rawan mengalami kejang.
"Kunjungan bener-bener dibatasi karena masih rawan kejang akibat operasi kalau terlalu aktif berfikir," ungkap Sandy.
Kondisi Trisno Masih Butuhkan Perawatan Intensif
Sandy menambahkan, hingga kini kondisi Trisno masih memerlukan penanganan intensif berupa cuci darah rutin. Bahkan kemungkinan cangkok ginjal juga masih menjadi opsi yang dipertimbangkan ke depannya.
"Kondisi terakhir masih intens cuci darah sampai ada kemungkinan untuk cangkok ginjal," pungkas Sandy.
Meski salah satu personelnya tengah menjalani perawatan intensif, jadwal manggung PAS Band disebut tetap berjalan seperti biasa dengan menggunakan bassist pengganti.
"Jadwal Pas Band masih berjalan dengan basis pengganti," pungkasnya.