Liputan6.com, Jakarta - Bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, Coinbase membuka kantor baru di Singapura. Coinbase juga berencana meningkatkan jumlah karyawan di kantor barunya.
Direktur Coinbase untuk Singapura, Hassan Ahmed menuturkan kepada Strait Times, pembukaan kantor baru Coinbase mencerminkan kepercayaan pada masa depan Singapura sebagai pusat aset keungan dan digital global, serta akses yang diberikan ke pasar Asia.
Advertisement
"Ini juga memungkinkan kami untuk memperdalam keterlibatan dengan regulator, pembuat kebijakan, dan mitra ekosistem karena aset digital menjadi bagian yang semakin penting dari sistem keuangan,” ujar Hasan dikutip dari the Strait Times, Kamis, (23/7/2026).
Ia mencatat, Singapura telah memantapkan sebagai salah satu pusat aset digital terkemuka di dunia melalui regulasi yang jelas, ekosistem inovasi yang kuat, dan kumpulan besar talenta keuangan dan teknologi.
Fokus Coinbase saat ini membangun tim berkinerja tinggi yang mendukung operasional di Singapura, dan bisnis internasional yang lebih global.
Coinbase akan meningkatkan jumlah karyawan menjadi sekitar 200 pada akhir 2026, naik dari sekitar 150 saat ini di berbagai bidang seperti layanan pelanggan, berkaitan dengan regulasi, dan penjualan.
“Investasi berkelanjutan ini mencerminkan kepercayaan jangka panjang kami pada Singapura sebagai pusat strategis untuk inovasi,talenta, dan pertumbuhan yang bertanggung jawab di seluruh kawasan Asia Pasifik,” ujar Ahmed.
Coinbase memiliki sekitar 4.000 karyawan di dunia. Pada Mei, perusahaan mengumumkan rencana memangkas sekitar 14% dari tenaga kerja di seluruh dunia. Coinbase menyebutkan, langkah itu dilakukan untuk mengelola biaya di tengah kondisi pasar yang bergejolak dan kemajuan dalam kecerdasan buatan.
Singapura jadi Pasar yang Penting
Perusahaan mengatakan, mereka akan memusatkan staf yang tersisa pada keterampilan AI sambil mengurangi lapisan manajemen.
"Keputusan-keputusan tersebut terpisah dari strategi investasi jangka panjang kami,” kata Ahmed.
Ia menambahkan, Coinbase terus melanjutkan ekspansinya di Singapura meskipun ada PHK, karena secara berkala mengevaluasi struktur organisasinya untuk fokus pada area di mana mereka dapat memberikan dampak terbesar.
"Singapura terus menjadi salah satu pasar internasional terpenting Coinbase, dan pembukaan kantor baru kami mencerminkan komitmen berkelanjutan kami untuk melayani pelanggan di sini, berinvestasi pada talenta lokal, dan mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital,” ujar dia.
Layanan Coinbase
Penawaran Coinbase di Singapura meliputi perdagangan ritel dan layanan staking. Staking adalah proses di mana token digital pengguna dikunci untuk jangka waktu tertentu untuk memvalidasi transaksi di blockchain, sehingga mereka mendapatkan lebih banyak token sebagai imbalan.
Stablecoin yang didukung dolar Singapura, XSGD, juga terdaftar di Coinbase. XSGD dipatok satu banding satu terhadap dolar Singapura, dan sepenuhnya didukung oleh aset cadangan yang disimpan di DBS Bank dan Standard Chartered Bank.
Coinbase mengajukan permohonan lisensi dari Otoritas Moneter Singapura sebelum Juli 2020 dan diberikan persetujuan prinsip pada Oktober 2022, yang memungkinkan bursa tersebut untuk menawarkan produk dan layanan token pembayaran digital yang teregulasi.
Namun, Coinbase menerima lisensi penuh sebagai lembaga pembayaran utama berdasarkan Undang-Undang Layanan Pembayaran pada Oktober 2023.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.