Kembalinya Marcus Rashford Bikin Michael Carrick Pusing

Barcelona batal menebus klausul 26 juta poundsterling untuk menebus Marcus Rashford dari Manchester United.

oleh Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 23 Juli 2026, 09:00 WIB
Pelatih MU, Amorim, mengungkapkan bahwa keputusan untuk memasukkan Rashford kembali ke dalam daftar pemain didasarkan pada kebutuhan tim saat ini, terutama mengingat terbatasnya opsi yang tersedia. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona tidak mengaktifkan klausul pembelian permanen senilai 26 juta poundsterling untuk Marcus Rashford dalam kesepakatan peminjaman musim lalu. Situasi itu membuka kemungkinan sang penyerang kembali ke Manchester United (MU), dilaporkan Mirror.

Di sisi lain, MU masih berupaya mencari peminat yang siap merekrut Rashford secara permanen. Langkah ini sejalan dengan rencana klub menurunkan beban gaji serta menjaga struktur gaji baru, mengingat bayaran Rashford mencapai 325 ribu poundsterling per pekan. Bayern Munchen dan Tottenham Hotspur disebut memantau perkembangan kasus ini.

Apabila tidak ada kesepakatan penjualan sebelum bursa transfer ditutup, opsi peminjaman kembali atau mengembalikan Rashford ke skuad utama menjadi pertimbangan. Skenario tersebut menempatkan Michael Carrick pada keputusan krusial terkait komposisi lini depan MU.


Carrick dan Peluang Kebangkitan Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. (AFP/Paul Ellis)

Kembalinya Rashford ke Old Trafford berpotensi memberi Carrick kesempatan menghidupkan lagi performa sang penyerang. Menurut BBC Sport, Rashford menyambut santai kemungkinan kembali berlatih bersama skuad MU. Hubungannya dengan Carrick juga dikabarkan lebih baik dibandingkan relasinya dengan mantan pelatih Ruben Amorim yang disebut kurang harmonis.

Catatan musim lalu bersama Barcelona menjadi modal penting. Rashford menorehkan 14 gol dan 14 assist, serta berkontribusi membantu klub Catalan tersebut merebut gelar La Liga.

Usai menuntaskan tugas bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Rashford mengunggah pesan optimistis di media sosial.

"Teruslah percaya kepada kami. Waktu kami akan tiba. Sekarang saatnya beristirahat, melakukan refleksi, menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman, lalu kembali menjadi versi terbaik dari diri saya," tulis Rashford.


Sisi Kiri Makin Padat: Dorgu dan Cunha

Jika Rashford kembali masuk rencana utama, Carrick harus menata ulang sektor kiri. Patrick Dorgu menjadi salah satu nama yang bisa terdampak. Bek sayap asal Denmark itu sempat kesulitan menemukan peran ideal setelah Carrick meninggalkan skema 3-4-2-1 yang sebelumnya digunakan Ruben Amorim.

Kendati demikian, Dorgu menunjukkan penampilan menjanjikan ketika dipasang di sisi kiri lini serang. Aksi-aksinya saat menghadapi Manchester City dan Arsenal tercatat sebagai sorotan positif musim lalu. Kehadiran Rashford berpotensi mengurangi menit bermain pemain berusia 21 tahun tersebut.

Situasi serupa dialami Matheus Cunha. Penyerang asal Brasil itu mencetak 10 gol dan empat assist, dan menjadi salah satu faktor penting yang membawa MU finis peringkat ketiga Premier League sekaligus kembali ke Liga Champions.


Opsi Taktis: Cunha ke Penyerang Tengah

Untuk menjaga keseimbangan komposisi, Carrick memiliki opsi menggeser Cunha menjadi penyerang tengah. Peran tersebut beberapa kali sudah dijalankan pemain berusia 27 tahun itu musim lalu dan dinilai berjalan efektif.

Dengan Rashford berpotensi mengisi pos sayap kiri, skema ini memberi ruang bagi ketiga penyerang kunci MU tetap mendapat peran.

Pilihan tersebut juga semakin masuk akal karena penyerang utama, Benjamin Sesko, masih harus menepi akibat cedera tulang kering.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya