Liputan6.com, Jakarta - Suasana tenang di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, mendadak berubah mencekam setelah seorang dokter koas Universitas Indonesia (UI) bernama Zulfikar ditemukan tewas di dalam kamar mandi Guest House (Penginapan) Sakinah, Selasa 21 Juli 2026 malam.
Penemuan jenazah itu mengundang perhatian warga yang berkerumun menyaksikan proses evakuasi hingga larut malam.
Advertisement
Korban ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak lama berselang, petugas kepolisian bersama ambulans tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah.
Kedatangan mobil polisi dan ambulans membuat suasana di sekitar penginapan mendadak ramai. Warga yang penasaran mulai berdatangan untuk melihat proses evakuasi.
Salah seorang warga, Rahman, mengaku mulai menyadari ada kejadian tidak biasa saat ambulans datang dengan sirene menyala.
"Sekitar jam 21.00 WIB saya lihat ada mobil ambulans. Tumben pakai sirene, terus menurunkan ranjang pasien dan langsung masuk ke dalam," kata Rahman, Rabu (22/7/2026).
Menurut Rahman, selama proses evakuasi berlangsung belum ada penjelasan resmi dari pihak pengelola penginapan maupun kepolisian mengenai penyebab kematian korban. Hal itu membuat berbagai spekulasi berkembang di tengah masyarakat.
Ia mengaku sempat mendengar kabar yang beredar di lokasi bahwa korban diduga telah meninggal sekitar dua hari sebelum akhirnya ditemukan. Namun, informasi tersebut masih sebatas isu dan belum dikonfirmasi oleh kepolisian.
Sudah Meninggal 2 Hari
"Menurut informasi yang beredar, korban sudah meninggal dua hari. Katanya juga korban seorang dokter dari luar daerah Metro," jelasnya.
Rahman menuturkan, proses olah TKP dan evakuasi berlangsung cukup lama hingga menjelang tengah malam. Kawasan yang awalnya lengang berubah dipenuhi warga setelah polisi dan ambulans tiba.
"Awalnya sepi, tetapi sekitar satu jam kemudian warga mulai ramai karena ada mobil polisi dan ambulans. Sekitar pukul 22.30 sampai 23.00 WIB jenazah baru selesai dimasukkan ke ambulans," tuturnya.
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya dokter koas tersebut. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan korban telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.