IHSG Bakal Menguat ke 6.398, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 22 Juli 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak di kisaran 6.355-6.398. Berikut strategi rekomendasi saham, Rabu, (22/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 22 Juli 2026, 07:00 WIB
Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Analis prediksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Rabu, (22/7/2026). IHSG hari ini menguji 6.355-6.398. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melanjutkan kenaikan 1,74% ke 6.340, dan disertai dengan ada peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break moving average (MA) 60 harian pada perdagangan saham Selasa, 21 Juli 2026. Berdasarkan pantauan Liputan6.com, IHSG telah menanjak selama dua hari berturut-turut.

"Kami update untuk skenario dari IHSG, di mana pada skenario hitam posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave © dari wave [iv],” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana dalam catatannya.

Ia menambahkan, hal itu berarti IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji 6.355-6.398.

“Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.355-6.398. Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.274-6.307,” kata Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.111,5.839 dan level resistance 6.377,6.599.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan level support dan level resistance 6.110-6.380.

Rekomendasi Saham

PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Bumi Resource Minerals Tbk (BRMS), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Trading Buy

Saham BRMS menguat 7,83% ke 620 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, pergerakan BRMS pun masih berada pada rentang MA20 dan MA60. “Kami memperkirakan, posisi BRMS saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (C),” kata Herditya.

Trading Buy: 580-600

Target Price: 640, 670

Stoploss: below 560

 

 

 

Rekomendasi Teknikal Lainnya

Berikut rekomendasi teknikal lainnya pada Rabu, (22/7/2026) (AP Photo/Tatan Syuflana)

2.PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) - Buy on Weakness

MAPA terkoreksi 0,78% ke 635 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi MAPA saat ini berada pada bagian awal dari wave (iii) dari wave [c],” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 615-630

Target Price: 670, 710

Stoploss: below 590

 

 

3.PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA) - Buy on Weakness

Saham MDKA menguat 1,87% ke 2.720 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, tetapi pergerakannya masih tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Herditya menuturkan, saat ini, posisi MDKA diperkirakan berada di awal wave c dari wave (b).

Buy on Weakness: 2.590-2.690

Target Price: 2.840, 2.970

Stoploss: below 2.480

 

4.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) - Buy on Weakness

Saham TLKM menguat 1,48% ke 2.750 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan TLKM pun belum mampu menembus MA60. Herditya menuturkan, saat ini, posisi TLKM berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c].

Buy on Weakness: 2.630-2.700

Target Price: 2.820, 2.900

Stoploss: below 2.600

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG 21 Juli 2026

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Selasa, (21/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melonjak 1,74% menjadi 6.340,02. Indeks saham LQ45 menguat 1,42% menjadi 636,63. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, IHSG telah menguat dalam dua hari ini. Pada Selasa pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.340,02 dan level terendah 6.247,35. Sebanyak 421 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 205 saham melemah dan 169 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.942.060 kali dengan volume perdagangan saham 51,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 21,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat lesu terhadap rupiah. Dolar AS menyentuh 17.870.

Sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham kesehatan turun 1,33%. Sektor saham energi melambung 3,48%, dan pimpin kenaikan. Sektor saham basic mendaki 2,76%, sektor saham industri bertambah 1,79%, sektor saham consumer nonsiklikal mendaki 0,76%. Selain itu, sektor saham consumer siklikal menanjak 1,36%. Kemudian sektor saham keuangan bertambah 0,57%, sektor saham properti melompat 2,34%, sektor saham teknologi mendaki 2,25%, sektor saham infrastruktur menanjak 2,67% dan sektor saham transportasi bertambah 0,72%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya