PMI Bangkalan Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

oleh Arie BasukiDiterbitkan 21 Juli 2026, 16:53 WIB
PMI Bangkalan Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Warga membawa jeriken untuk mengambil air bersih yang didistribusikan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). Dalam dua hari terakhir, PMI menyalurkan 20.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan. Musim kemarau menyebabkan sedikitnya 20 desa di Kabupaten Bangkalan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Warga membawa jeriken saat pendiistribusian air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto)
Warga antre saat pendiistribusian air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto)
Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan mengisi air bersih ke dalam jeriken milik warga di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto)
Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan mengisi air bersih ke dalam jeriken milik warga di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto)
Warga antre saat pendiistribusian air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto)
Warga membawa jeriken berisi air bersih yang didistribusikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan di Dusun Batangan Tengah, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (21/7/2026). (AFP/ Juni Kriswanto

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya