Pelatih Baru Beberkan Magnet Persib untuk Pemain Top

Igor Tolic menyebut fondasi kejujuran dan kerja keras membuat Persib menarik bagi pemain. Ia menyorot peran Bojan, Glenn, dan Stanley saat merekrut Mariano Peralta.

oleh Muhammad FaqihDiterbitkan 20 Juli 2026, 20:23 WIB
Persib Bandung memperkenalkan Mariano Peralta secara unik di Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu (19/7/2026) malam. (Bola.com/Erwin Snaz)

Liputan6.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menilai daya tarik klub terhadap pemain papan atas kian menguat. Perekrutan gelandang Argentina, Mariano Peralta, disebutnya menjadi contoh nyata dari kerja kolektif di tubuh Maung Bandung.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, seluruh elemen klub bergerak dengan jujur dan memegang visi yang selaras. Ia menyampaikan pandangannya kepada awak media di Bandung pada awal pekan.

"Semua ini adalah hasil ketika kebenaran menjadi fondasi klub, kejujuran dan kerja keras, maka klub tersebut akan menjadi sukses. Ini adalah hal yang pertama," kata Igor kepada awak media di Bandung, Senin (20/7/2026).


Bojan Hodak Memulai Perubahan dari Peringkat 16

Igor menyebut perubahan besar di Persib dimulai tiga tahun lalu, saat manajemen mendatangkan Bojan Hodak menggantikan Luis Milla yang memilih mundur dari kursi pelatih.

Pada masa awal itu, Persib sempat berada di papan bawah klasemen sebelum bangkit perlahan. Laju tersebut berujung pada gelar juara BRI Super League musim 2023/2024.

"Pelatih Bojan datang, klub saat itu berada di peringkat ke-16 di klasemen. Semua orang mulai lebih terlibat dan bekerja keras, dan dalam tiga tahun kita memenangkan tiga gelar. Berdasarkan apa yang dia mulai, klub ini telah naik ke tingkat tertentu dan kita menetapkan standar tertentu," jelas Igor.


Peran Glenn Sugita dan Stanley dalam Rekrutmen

Igor Tolic, pelatih Persib Bandung. (Dok. ileague.id)

Di balik perubahan itu, Igor menekankan pentingnya pembagian kerja yang jelas di manajemen. Ia mengapresiasi peran CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, yang disebut menjadi fondasi dukungan tim.

"Pak Glenn dengan energinya yang sangat besar dan investasinya untuk mendukung kami dalam apa yang ingin kami lakukan. Ini adalah hal pertama, ini jadi dasarnya. Tanpa ini, kita tidak bisa melakukan apa-apa," ujarnya.

Selain itu, Igor menyoroti peran Direktur Olahraga, Stanley, yang menangani proses perekrutan sepanjang tahun dan memimpin negosiasi dengan para pemain incaran.

"Hal kedua adalah Pak Stanley (Direktur Olahraga Klub). Dia orang yang melakukan perekrutan di sepanjang tahun. Jadi dia yang bernegosiasi dengan para pemain." kata Igor.

"Sebenarnya, karena klub telah berkembang dalam tiga tahun ini, dengan semua tugas ini, kita berhasil mendatangkan pemain dengan uang yang lebih sedikit dibandingkan klub-klub lain," lanjutnya.

Lanjut Baca:

Dengan reputasi yang menanjak, Igor melihat semakin banyak pemain berminat bergabung. Hal itu terlihat saat Persib berhasil merekrut Mariano Peralta, yang berstatus sebagai pemain terbaik BRI Super League musim lalu. "Ini sangat penting. Kami bukanlah klub yang sangat kaya raya yang bisa membeli siapa saja. Namun, dengan seni bernegosiasi Pak Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah pemain terbaik yang hadir ke klub kami," ungkapnya. Igor menambahkan, meski finansial tim terbatas, para pemain datang karena ingin menjadi bagian dari proyek besar klub. Musim ini, Persib juga tampil di empat kompetisi yang berbeda. "Anda tahu? Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, memenangkan gelar, berlaga di Asia, memiliki sesi latihan yang bagus, dan semuanya," terangnya. "Kami bisa melakukan ini dan melakukan transfer luar biasa seperti ini, tidak hanya Peralta, tapi juga transfer Balsa, yang merupakan striker top Montenegro, Menalo yang juga merupakan pemain besar, Mutombo, yang merupakan bagian besar di klub sebelumnya dan semua pemain lainnya karena didasarkan pada visi yang sama," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya