Liputan6.com, Jakarta - Kepergian H. Untung Rumekso menyisakan duka mendalam bagi Arie Untung. Di balik suasana haru saat mengantarkan sang ayah ke peristirahatan terakhir, presenter sekaligus aktor itu membagikan kenangan yang paling membekas semasa hidup ayahandanya.
Salah satu cerita yang mencuri perhatian adalah pengakuan Arie mengenai nama "Untung" yang selama ini melekat pada dirinya. Rupanya, nama tersebut bukanlah nama asli Arie, melainkan nama sang ayah yang sengaja ia gunakan sebagai bentuk penghormatan.
Advertisement
Nama "Untung" Berasal dari Sang Ayah
Arie mengungkapkan bahwa nama panggung yang dikenal publik hingga kini merupakan nama asli ayahnya. Baginya, menggunakan nama tersebut menjadi salah satu cara untuk terus mengenang jasa sang ayah sekaligus berharap dapat menjadi amal jariyah melalui berbagai kebaikan yang ia lakukan.
"Nama Arie Untung kan nama dia sebenarnya, bukan nama asli saya. Jadi saya ingin nama itu dipakai untuk kebaikan," ujar Arie Untung saat ditemui di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).
Kenang Sosok Ayah yang Selalu Mendukung
Dalam kesempatan yang sama, Arie mengenang sosok H. Untung Rumekso sebagai laki-laki pertama yang hadir dalam hidupnya sekaligus orang yang paling banyak berjasa membesarkan dirinya.
"Wah, kalau kenangan sih banyak banget ya. Dia emang laki-laki pertama yang saya lihat di dunia. Yang gendong pertama kali dia, yang paling banyak jasanya buat saya itu dia," tuturnya.
Pernah Malu saat Ayah Datang ke Audisi MTV
Arie juga membagikan kenangan semasa mengikuti audisi VJ MTV. Saat itu, sang ayah datang ke lokasi audisi dengan penampilan sederhana dan sepatu yang masih kotor karena baru tiba di pusat perbelanjaan.
Tanpa rasa canggung, H. Untung Rumekso menghampiri panitia dan dengan bangga memperkenalkan diri sebagai ayah dari salah satu peserta audisi.
"Itu yang namanya VJ Arie itu anak saya lho!" kenang Arie menirukan ucapan sang ayah kepada panitia.
Kala itu, Arie muda mengaku sempat merasa malu hingga meminta ayahnya membersihkan sepatu terlebih dahulu. Namun seiring bertambahnya usia, ia baru memahami bahwa tindakan tersebut merupakan ungkapan kebanggaan seorang ayah terhadap anaknya.
"Dulu saya bilang, 'Bapak jangan bikin malu dong di sini, bersihin dulu sepatunya.' Tapi sekarang saya sadar, itulah rasa bangga beliau. Sampai berani naik ke panggung cuma untuk bilang kalau saya anaknya," ujar Arie.
Bagi Arie Untung, kenangan-kenangan sederhana itu kini menjadi pengingat akan besarnya kasih sayang sang ayah. Ia berharap nama "Untung" yang kini melekat pada dirinya dapat terus membawa manfaat bagi banyak orang sekaligus menjadi ladang pahala yang terus mengalir untuk almarhum H. Untung Rumekso.