Tanggapan Motorola soal Polemik Update Perangkat Lunak HP

Motorola akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi kebijakan update perangkat lunak pada ponsel terbaru yang bikin bingung pengguna.

oleh IskandarDiterbitkan 18 Juli 2026, 18:03 WIB
Motorola Edge 70 Max. Credit: Motorola

Liputan6.com, Jakarta - Motorola akhirnya angkat bicara untuk mengklarifikasi kebijakan pembaruan software (perangkat lunak) pada ponsel terbaru, Edge 70 Max.

Langkah ini diambil setelah munculnya gelombang protes dan Kebingungan di kalangan konsumen akibat informasi yang kontradiktif pada situs resmi perusahaan.

Perwakilan Motorola mengonfirmasi bahwa Edge 70 Max dipastikan akan menerima peningkatan sistem operasi (OS) hingga 3 kali dan pembaruan keamanan (Security Market Release/SMR) hingga 5 tahun.

"Lenovo dan Motorola Mobility berkomitmen penuh untuk mematuhi regulasi Lot X. Kami akan terus menyediakan pembaruan keamanan, perbaikan, dan fungsionalitas untuk ponsel serta tablet kami demi memastikan masa pakai dan operasional produk yang panjang," ujar perwakilan Motorola, dikutip dari GSMArena, Sabtu (18/7/2026).

Motorola menambahkan, saat ini perusahaan sedang berupaya meningkatkan ketahanan produk melalui kebijakan perbaikan yang disempurnakan serta komitmen pembaruan OS yang lebih solid.

 

Awal Mula Blunder Informasi

Kontroversi ini pertama kali mencuat setelah para calon pembeli menyadari adanya standar ganda informasi pada halaman produk Edge 70 Max di beberapa situs regional Motorola.

Pada bagian deskripsi utama, Motorola dengan percaya diri menuliskan janji "hingga 3 pembaruan Android OS dan 5 tahun pembaruan keamanan".

Namun anehnya, bagian footnote di halaman yang sama justru menyatakan bahwa ponsel ini hanya mendapatkan "2 pembaruan OS dan 3 tahun pembaruan keamanan".

Meski Motorola tidak menjelaskan secara rinci mengapa kesalahan fatal ini bisa terjadi, kuat dugaan bahwa bagian footnote tersebut merupakan hasil copy-paste dari halaman produk lawas yang lupa diperbarui oleh tim web mereka.

 

Dukungan Software Jadi Faktor Penentu

Bagi konsumen, saat ini durasi dukungan software menjadi salah satu faktor penentu terbesar sebelum membeli smartphone. Komitmen pembaruan jangka panjang dinilai mencerminkan nilai investasi sebuah perangkat.

Oleh karena itu, blunder komunikasi seperti ini sangat disayangkan karena dapat mengikis kepercayaan konsumen.

Selain masalah salah ketik, penggunaan frasa "hingga" dalam pernyataan resmi Motorola juga tetap menjadi sorotan tajam. Secara hukum verbal, frasa "hingga 3 kali pembaruan" berarti Motorola tetap tidak melanggar janji walau pada akhirnya mereka hanya memberikan satu atau dua kali pembaruan OS.

Untuk memberikan rasa aman yang nyata bagi konsumen yang berniat meminang Edge 70 Max, Motorola diharapkan bisa lebih transparan di masa depan dengan menetapkan angka pembaruan minimum yang pasti, alih-alih berlindung di balik kata "hingga".

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya