Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melesat pada perdagangan saham Jumat, (17/7/2026). IHSG hari ini akan menguji 6.137-6.254. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham saat IHSG berpeluang menguat?
IHSG ditutup naik 1,1% menjadi 6.108, dan disertai dengan munculnya volume pembelian pada perdagangan saham Kamis, 16 Juli 2026. Seiring kenaikan IHSG itu, berdasarkan pantauan Liputan6.com, IHSG sudah menguat dalam empat hari.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, pada label hitam, pihaknya memprediksi IHSG sedang berada pada bagian dari wave © dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6.137-6.254.
“Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5.974-6.020,” kata Herditya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.839,5.607 dan level resistance 6.286,6.599.
Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan, IHSG berpeluang melemah terbatas Jumat pekan ini. IHSG akan bergerak di level support 6.000 dan level resistance 6.220.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Timah Tbk (TINS), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
Sedangkan Herditya memilih saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Buy on Weakness
Saham INCO menguat 0,61% ke 4.960 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi pergerakan INCO saat ini berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B,” kata Herditya.
Buy on Weakness: 4.780-4.950
Target Price: 5.400, 5.700
Stoploss: below 4.740
2.PT Indika Energy Tbk (INDY) - Buy on Weakness
Saham INDY menguat 11,61% ke 2.500 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi INDY saat ini berada pada bagian dari wave A,” kata Herditya.
Trading Buy: 2.230-2.450
Target Price: 2.610, 2.760
Stoploss: below 2.050
Rekomendasi Teknikal Lainnya
3.PT Indosat Tbk (ISAT) - Buy on Weakness
Saham ISAT terkoreksi 0,53% ke 1.885 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Herditya menuturkan, selama masih mampu berada di atas 1.810 sebagai stoplossnya, posisi ISAT saat ini berada pada bagian dari wave v dari wave (a) dari wave [d] pada pola triangle.
Buy on Weakness: 1.855-1.880
Target Price: 1.960, 2.120
Stoploss: below 1.810
4.PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) - Buy on Weakness
Saham OASA menguat 3,14% ke 328 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya mampu ditutup di atas moving average (MA)60harian. “Selama masih mampu berada di atas 312 sebagai stoplossnya, posisi OASA sedang berada pada bagian dari wave [a] dari wave Y,” kata dia.
Buy on Weakness: 318-326
Target Price: 356, 378
Stoploss: below 312
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.