Fakta Baru Siswa Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang

Hasil perkembangan penyelidikan sejauh ini tidak menemukan keterkaitan kasus tersebut dengan kelompok terorisme.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 16 Juli 2026, 13:25 WIB
Polisi mengamankan barang bukti bom rakitan di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian memastikan kasus pelajar MAN 3 Padang berinisial RGJ (17) diduga merakit bom tidak berkaitan dengan jaringan terorisme. Kepolisian saat ini memprioritaskan pemulihan psikologis remaja tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, hasil perkembangan penyelidikan sejauh ini tidak menemukan keterkaitan kasus tersebut dengan kelompok terorisme.

“Update dari informasi menunjukkan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan jaringan-jaringan terorisme seperti yang kita bayangkan,” kata Susmelawati saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

 

Status Pelaku

Menurut Susmelawati, kepolisian juga belum menetapkan status hukum RGJ karena pemeriksaan masih berlangsung. Kepolisian saat ini fokus memberikan pendampingan dan rehabilitasi psikologis terhadap pelajar berusia 17 tahun itu.

“Masalah penetapan (status) belum ada, karena fokus saat ini adalah pemulihan bagi korban,” ujar dia.

Selain memberikan pendampingan kepada RGJ, kepolisian juga melakukan trauma healing terhadap para siswa di MAN 3 Padang. Kegiatan itu telah dilakukan jajaran Polsek setempat setelah peristiwa ledakan.

“Yang kedua juga ada pemulihan untuk anak-anak sekolah. Jadi dari Polsek kemarin sudah dilakukan trauma healing oleh Kapolsek-nya ke sekolah,” kata dia.

Susmelawati menambahkan, Kapolresta Padang telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk memperkuat program rehabilitasi dan pemulihan psikologis.

“Jadi, kita juga butuh merehab (pemulihan) supaya merehabilitasi psikologis si anak ini agar tidak terpapar lebih jauh,” kata Susmelawati.

Pemulihan psikologis terhadap pelajar dan siswa di lingkungan sekolah menjadi prioritas kepolisian seiring berjalannya proses penyelidikan.

"Ini yang sedang menjadi prioritas utama," tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya