Liputan6.com, Jakarta - The Odyssey, film terbaru karya sutradara Christopher Nolan telah berlabuh di bioskop Tanah Air sejak Rabu (15/7/2026) kemarin. Durasinya terbilang panjang, yakni 3 jam. Apa cerita yang ia angkat dalam film ini?
The Odyssey sendiri adalah kisah yang diadaptasi dari epik mashyur karya Homer.
Advertisement
Film dibuka dengan kehidupan ibu-anak yang tengah terjepit: Penelope (Anne Hathaway) dan Telemachus (Tom Holland). Bertahun-tahun telah lewat dari kepergian suaminya, Odysseus (Matt Damon) Sang Raja yang ikut serta dalam perang Agamemnon ke Troya, tapi ia tak juga pulang.
Kekosongan sosok raja, membuat posisi Penelope kian rapuh. Ia kini didekati oleh puluhan pria yang mencoba meminangnya. Malam demi malam, pria-pria ini berpesta di istananya--untuk mendekatinya sekaligus memanfaatkan hukum Zeus: bahwa seseorang mesti menjamu tamu yang datang ke rumahnya dengan baik.
Penelope paham, ia tak bisa terus mengulur waktu, karena posisi Ithaka makin rentan tanpa keberadaan raja. Sementara baginya, Telemachus masih bocah yang belum pantas naik takhta.
Satu malam, Telemachus menyelinap keluar istana untuk mencari tahu keberadaan sang ayah, meski tahu para peminang Penelope mengincar nyawanya.
Odysseus sendiri hidup bersama sesosok nymph bernama Calypso (Charlize Theron) yang selama ini menolong dan merawatnya. Hanya saja, ia lupa dengan diri, keluarga, dan juga masa lalunya.
Dengan bantuan Calypso dan sosok gaib yang ia sebut sebagai Athena (Zendaya), secara pelan-pelan Odysseus mulai merangkai kepingan ingatannya kembali. Mulai dari kemenangannya di Troya dan perjalanan pulangnya yang penuh dengan cobaan dan musibah. Mulai dari pertemuan dengan Cyclops, penyihir Circe, moster berkepala enam Scylla, hingga siren dan nyanyian mautnya.
Begitu puzzle dalam memorinya telah genap, apakah akhirnya Odysseus siap untuk pulang?
Berikut adalah enam karakter penting dalam film The Odyssey:
1. Odysseus (Matt Damon)
Raja Ithaka yang dikenal tak hanya berkat kekuatan dan ketangkasannya di medan pertempuran, tapi juga kecerdasan otaknya. Inilah yang membuatnya dipanggil oleh Agamemnon untuk ikut dalam pertempuran di Troya, yang benteng pertahanannya konon mustahil ditembus.