6 Saham Rekomendasi Analis 16 Juli 2026: Ada BBRI hingga TPIA

Analis menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kuat bertahan di level aman 6.000 dalam dua hari. Berikut prediksi IHSG dan rekomendasi saham.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 16 Juli 2026, 08:43 WIB
Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Kamis, (16/7/2026). Analis menilai, prediksi itu seiring IHSG kuat bertahan di level support di 6.000. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,04%, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 160 miliar pada perdagangan saham Rabu, 15 Juli 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham TLKM, BRMS, ASII, BBCA dan ENRG.

"IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan karena sudah 2 hari ini kuat bertahan di support kuat 6.000,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Fanny menuturkan, IHSG akan berada level support 6.000-6.025 dan level resistance 6.060-6.120.

Sementara itu, dalam riset Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, investor tetap mengikuti tren (trend following) dengan menerapkan trailing stop untuk menjaga profit yang telah terbentuk. Penambahan posisi (averaging up) dapat dilakukan secara bertahap apabila IHSG mampu mempertahankan momentum di atas area 5,987 dan melanjutkan penguatan menuju resistance 6.121–6.171.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

 

Rekomendasi Teknikal

Gedung BEI (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Trading Idea hari ini: BBRI, BREN, AMMN, VKTR, DSSA, dan TPIA

  • BBRI Spec Buy dengan area beli di 2.810-2.830, cutloss di bawah 2.800. Target dekat di 2.860-2.900.
  • BREN Spec Buy dengan area beli di 3.430, cutloss di bawah 3.380. Target dekat di 3.490-3.520.
  • AMMN Spec Buy dengan area beli di 3.730-3.760, cutloss di bawah 3.720. Target dekat di 3.820-3.920.
  • VKTR Buy if Break 720, dengan target dekat di 745-760. Cutloss di bawah 705.
  • DSSA Spec Buy dengan area beli di 795-800, cutloss di bawah 790. Target dekat di 810-820.
  • TPIA Buy on Weakness dengan area beli di 1.865-1.910, cutloss di bawah 1.850. Target dekat di 1.925-1.965.  

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG 15 Juli 2026

Pengendara mobil dan sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau tetapi menguat tipis pada penutupan perdagangan saham, Rabu (15/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan transaksi harian saham di bawah Rp 15 triliun.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini naik tipis 0,04% menjadi 6.041,97. Indeks saham LQ45 bertambah 0,17% menjadi 599,90. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Pada perdagangan saham Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.081,22 dan level terendah 6.007,17. Sebanyak 334 saham menguat sehingga angkat IHSG. 267 saham melemah dan 195 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 2.077.377 kali dengan volume perdagangan saham 28,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.058.

Sektor saham beragam Rabu pekan ini. Sektor saham kesehatan turun 1,08%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 0,22%, sektor saham industri merosot 0,58%, sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,27%. Lalu sektor saham keuangan turun 0,41%. Sementara itu, sektor saham basic naik 0,76%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal menguat 0,49%, sektor saham properti mendaki 0,57%, sektor saham teknologi melompat 0,34%, sektor saham infrastruktur bertambah 0,21% dan sektor saham transportasi menguat 0,40%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya