Liputan6.com, Jakarta - ITSEC Asia memperkenalkan platform untuk mempercepat proses pengujian keamanan siber, Bronyx AI. Informasi ini menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (15/7/2026) kemarin.
Berita lain yang juga populer yaitu mengenai empat ekstensi Chrome yang dinilai sangat berguna untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Advertisement
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. ITSEC Asia Hadirkan Bronyx, Platform AI untuk Percepat Uji Keamanan Siber
ITSEC Asia (CYBR) memperkenalkan Bronyx AI, platform AI-assisted automated penetration testing yang dikembangkan di Indonesia untuk mempercepat proses pengujian keamanan siber.
Dengan menggabungkan agen kecerdasan buatan (AI) dan keahlian profesional keamanan siber, perusahaan mengklaim proses penetration testing yang biasanya memakan waktu berhari-hari dapat diselesaikan hanya dalam hitungan jam.
Peluncuran Bronyx AI dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya pemanfaatan AI dalam pengembangan aplikasi, layanan, dan infrastruktur digital.
Di sisi lain, teknologi yang sama juga dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk mempercepat dan mengotomatisasi serangan, sehingga organisasi dituntut melakukan pengujian keamanan dengan lebih cepat.
Menurut President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, Bronyx AI dibangun berdasarkan pengalaman perusahaan selama lebih dari 16 tahun di industri keamanan siber.
"Platform ini juga didukung lebih dari 400 personel keamanan siber yang menangani berbagai kebutuhan penetration testing di sejumlah industri dan pasar internasional," ujar Patrick, Rabu (15/7/2026) di Jakarta.
2. 4 Ekstensi Chrome yang Sangat Berguna, Harusnya Jadi Fitur Bawaan Google
Google Chrome dikenal sebagai salah satu browser dengan koleksi ekstensi terbesar yang bisa diunduh melalui Chrome Web Store. Kehadiran berbagai ekstensi tersebut memungkinkan pengguna menambahkan fungsi yang tidak tersedia sebagai fitur bawaan.
Bahkan, ada beberapa di antaranya yang dinilai begitu berguna sehingga seharusnya menjadi fitur standar di browser besutan Google tersebut.
Dilansir dari MakeUseOf, Rabu (15/7/2026), setidaknya ada empat ekstensi yang layak dipertimbangkan Google untuk diintegrasikan langsung ke Chrome.
Keempatnya menawarkan fungsi mulai dari mode gelap universal, pengelola sesi tab, pengaturan persetujuan cookie otomatis, hingga pemblokir iklan dan pelacak.
Berikut adalah daftar keempat ekstensi tersebut:
3. Komdigi Blokir 32.500 Rekening Bank Terkait Judi Online
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperketat ruang gerak ekosistem judi online (judol) di Tanah Air.
Hingga saat ini, Kemkomdigi telah melaporkan sekitar 38.000 rekening bank yang terindikasi kuat terkait dengan aktivitas ilegal tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan dari puluhan ribu rekening yang dilaporkan, 32.500 rekening di antaranya resmi diblokir. Dengan demikian, tingkat keberhasilan pembersihan rekening judol sejauh ini mencapai 88,5 persen.
"Dari 38.000 angka yang kita laporkan ke OJK, kemudian dilakukan penutupan. Menutup segini banyak nomor rekening pasti tidak mudah. Saya yakin ini juga sudah dibantu oleh teman-teman perbankan, tapi kita ingin lebih banyak lagi dari angka ini," ujar Meutya dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (15/7/2026).
Dalam paparannya, Meutya merinci sejumlah bank besar dengan jumlah rekening terkait judol terbanyak yang dilaporkan ke OJK.
Berdasarkan data Komdigi, bank-bank papan atas dengan basis nasabah raksasa justru menjadi sarana transaksi yang paling sering dimanfaatkan oleh pelaku judi online.