Kondisi Terkini Bekas JPO Tendean Ditabrak Truk

Bekas JPO Tendean yang ditabrak truk kini telah dibongkar, mengubah suasana sekitar.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 15 Juli 2026, 14:35 WIB
Suasana di sekitar lokasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat. (Foto: Liputan6.com/Ady Anugrahadi).

Liputan6.com, Jakarta - Suasana di sekitar lokasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rusak akibat ditabrak truk pengangkut alat berat, berubah setelah bangunan itu dibongkar pada Selasa (14/7/2026) malam.

Pantauan di lokasi pada Rabu (15/7/2026) siang, badan jembatan yang sebelumnya masih tersisa sudah tidak terlihat lagi. Aktivitas di sekitar bekas JPO tampak lebih lengang.

Hanya beberapa pedagang yang berjualan, sementara arus lalu lintas di kedua arah tetap ramai lancar. Sepeda motor, mobil, hingga bus Transjakarta melintas tanpa hambatan.

Seorang pedagang, Laras, mengaku suasana di kawasan tersebut terasa berbeda setelah JPO dibongkar.

“Terasa asing sih. Biasanya ramai di sini,” ujarnya saat ditemui, Rabu (15/7/2026).

Menurut Laras, sebelum dibongkar, JPO menjadi akses utama bagi pekerja perkantoran dan warga yang hendak menyeberang jalan.

Keramaian biasanya terlihat pada pagi dan sore hari, bertepatan dengan jam berangkat dan pulang kerja.

“Biasa orang lalu lalang lewat sini. Kalau orang kantor kan banyak yang lewat,” katanya.

Ia mengatakan, hilangnya JPO juga menyulitkan warga yang hendak menuju sisi jalan seberang.

“Sekarang beda. Kita mau bayar listrik aja ke seberang jadi susah. Biasanya lewat jembatan, kalau enggak ada jembatan jadi jauh,” ucapnya.

Laras yang mengaku sudah puluhan tahun berdagang di kawasan itu. Ia berharap akses penyeberangan bagi pejalan kaki segera tersedia kembali agar aktivitas warga kembali normal.

JPO Tendean Dirobohkan, Belum Dipastikan Dibangun Lagi

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta belum memutuskan akan membangun ulang Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, setelah ditabrak truk pengangkut alat berat. Peristiwa itu terjadi Selasa 14 Juli 2026, kemarin.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan penyusunan perencanaan teknis menjadi tahapan awal yang harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun mengenai pembangunan kembali JPO Tendean, Dinas Bina Marga terlebih dahulu akan menyusun perencanaan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat proses tersebut memerlukan kajian lebih lanjut, saat ini belum dapat dipastikan waktu pelaksanaan pembangunan kembali JPO tersebut,” kata Wenny kepada Liputan6.com, Rabu (15/7/2026).

Dinas Bina Marga DKI juga masih membahas mekanisme pertanggungjawaban atas kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut. Pembahasan dilakukan bersama pihak perusahaan sopir truk terkait.

"Dinas Bina Marga akan berkoordinasi dan berdiskusi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi terbaik, dengan tetap menunggu proses dari instansi terkait sesuai kewenangannya," ungkap dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya