Liputan6.com, Jakarta - Memiliki ayah salah satu aktor senior berbakat di Indonesia membuat Nagra Pakusadewo mendapat pendidikan akting sejak kecil. Tio Pakusadewo ternyata kerap berperan sebagai mentor sekaligus pelatih akting pribadi bagi putranya.
Nagra mengungkap bahwa suasana rumah tak jarang menjadi ruang belajar akting. Ia sering mendapat tugas mendadak dari sang ayah untuk membedah naskah dan memahami karakter secara mendalam.
Advertisement
"Sering banget, ya di rumah, di sekolah bahkan. Kalau di rumah sering dikasih PR lah. Dia suka banyak kasih kejutan juga buat kita belajar gitu," ujar Nagra Pakusadewo di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Tugas yang diberikan Tio tidak sekadar membaca dialog. Nagra dituntut memahami karakter dari berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik hingga latar belakang psikologis dan sosial tokoh yang diperankan.
"Contoh misalnya dia lemparin skrip, kita suruh baca, terus suruh analisa karakternya. Bentuknya gimana, kehidupannya seperti apa, dari mulai fisik, fisiologinya gimana, psikologinya gimana, sosiologisnya seperti apa, sudut pandang tokohnya gimana," jelasnya.
Fondasi dalam Membangun Akting
Menurut Nagra, metode yang diajarkan Tio menjadi fondasi dalam membangun kemampuan akting. Pemahaman terhadap karakter dianggap sebagai langkah awal sebelum seorang aktor mengeksplorasi berbagai kemungkinan saat berakting.
"Iya, itu kayak satu fondasi awal sih katanya, baru bisa membuka kemungkinan yang lain. Gitu paling," imbuhnya.
Ajaran Ayah: Buka Seluruh Pancaindera
Tio juga mengajarkan pentingnya kejujuran dalam berakting. Nagra mengatakan bahwa sang ayah selalu menekankan agar aktor membuka seluruh panca inderanya dan merespons situasi secara alami saat berada di depan kamera.
"Kalau buat dia kan akting itu imitating theater, tapi eksekusinya adalah setiap di lokasi setelah sudah kita pelajari, kita bertanya sama diri kita, kita ini siapa, kita mau ngapain di sini. Ya sudah habis itu dibuka saja panca inderanya semua, telinganya dibuka, jangan ada yang ditutup. And let it be apa pun yang terjadi," pungkas Nagra Pakusadewo.