Detik-Detik Suami Lihat Istri Dililit Piton, Lengan Sudah di Mulut Ular

Usai berkebun, korban memilih pulang berjalan kaki. Sementara sang suami bersama anaknya pulang belakangan menggunakan sepeda motor.

oleh FauzanDiterbitkan 15 Juli 2026, 12:31 WIB
Detik-detik Suami Dapati Istrinya Tewas Dililit Piton, Lengan Sudah Masuk ke Mulut Ular

Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial WH (48) ditemukan tewas setelah diserang ular piton sepanjang enam meter saat berjalan kaki seorang diri dari kebun menuju rumahnya di Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Saat ditemukan, lengan kanan korban masih berada dalam lilitan dan sebagian telah masuk ke mulut ular.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (13/7/2026), sekitar pukul 17.30 Wita. Korban sebelumnya pergi berkebun bersama suami dan anaknya di kawasan hutan yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah mereka. Menjelang petang, korban memilih pulang lebih dahulu dengan berjalan kaki sambil membawa hasil panen berupa pisang dan labu. Sementara suami serta anaknya menyusul menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Kusambi Iptu Rusman membenarkan kejadian nahas itu. Dia mengatakan, korban diduga diserang ular piton saat melintasi jalan setapak menuju rumah.

"Korban meninggal dunia karena digigit dan dililit ular piton sepanjang kurang lebih enam meter," kata Rusman dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Sekitar 300 meter dari lokasi kebun, anak korban yang menyusul bersama ayahnya menemukan WH sudah tergeletak di pinggir jalan. Saat itu, lengan kanan korban masih terlilit tubuh ular, bahkan sebagian telah masuk ke dalam mulut reptil tersebut.

Menyaksikan kondisi itu, suami dan anak korban langsung berupaya menyelamatkan WH dengan menebas ular menggunakan parang hingga mati. Setelah ular berhasil dilumpuhkan, korban dievakuasi menggunakan sepeda motor dan dibawa pulang ke rumah. Namun, saat dievakuasi korban dipastikan telah meninggal dunia.

"Suami korban bersama anaknya langsung membunuh ular tersebut menggunakan parang, kemudian membawa korban pulang ke rumah dengan sepeda motor. Namun saat itu korban sudah meninggal dunia," ujar Rusman.

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka gigitan pada kaki kanan dan luka di bagian dahi sebelah kiri.

"Korban mengalami luka gigitan di kaki sebelah kanan dan dahi sebelah kiri. Kami juga telah meminta keterangan saksi-saksi," ungkap Rusman.

Kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan atas kematian korban karena diyakini murni akibat serangan ular piton.

"Keluarga korban mengikhlaskan kejadian ini dan menganggap kematian korban murni akibat digigit serta dililit ular piton," tutur Rusman.

Usai kejadian, bangkai ular piton sepanjang sekitar enam meter itu dibentangkan di lokasi sebelum dievakuasi warga. Penampakan ular berukuran besar tersebut mengundang perhatian masyarakat yang berdatangan. Dalam video yang beredar, sejumlah warga tampak mengukur panjang tubuh ular sebelum memasukkannya ke dalam karung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya