Liputan6.com, Jakarta - Kapolres Kotabaru AKBP Ade Harri Sistriawan meraih dua pin emas Kapolri atas prestasinya memimpin operasi membongkar jaringan pengedar narkotika internasional Fredy Pratama dengan total barang bukti mencapai 600 kilogram sabu-sabu dan puluhan ribu ekstasi.
"Alhamdulillah pin emas Kapolri saya terima pada tahun 2025 dan tahun 2026,” kata Ade usai dilantik Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (14/7/2026).
Advertisement
Perjalanan Karier Ade Harri
Dalam perjalanan kariernya, Ade telah mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polda Kalimantan Selatan, mulai Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus, Kasubdit 4 Ditreskrimsus, Kasubdit 4 Ditreskrimum, hingga terakhir menjabat Kasubdit 3 Ditresnarkoba.
Di bidang pemberantasan narkoba inilah, Ade menunjukkan prestasi besarnya dengan menggempur peredaran narkotika kelas kakap jaringan Fredy Pratama. Selain aktif di bidang operasional, Ade juga terus meningkatkan kompetensi akademik dan profesional.
Alumni Akpol 2006 ini menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di STIK-PTIK, mengikuti Office Course di Victoria University of Wellington, Selandia Baru pada 2019, serta menjadi perwakilan Polri dalam The International Forum on Police Cooperation–Combating Transnational Crime di Taiwan pada 2023.
Kini, dengan amanah sebagai Kapolres Kotabaru, Ade berkomitmen melanjutkan pengabdian terbaiknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ade berusaha memberikan kinerja optimal sebagai bentuk tanggung jawab pengabdian dari amanah dan kepercayaan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah mempromosikannya.