Simak Jalur Alternatif Imbas Truk Alat Berat Tabrak JPO Tendean

Dishub DKI menyiapkan jalur alternatif menyusul gangguan lalu lintas akibat truk pengangkut crane menabrak JPO Tendean.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 14 Juli 2026, 08:03 WIB
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah tersangkut muatan alat berat yang diangkut kendaraan towing pada Selasa (14/7/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah jalur alternatif menyusul gangguan lalu lintas di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, akibat insiden truk pengangkut crane yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pada Selasa (14/7/2026).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengimbau masyarakat menghindari Jalan Kapten Tendean, khususnya menuju arah Blok M, hingga proses penanganan di lokasi selesai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari Jalan Kapten Tendean dan menggunakan jalur alternatif karena saat ini lokasi masih dalam proses penanganan petugas sehingga arus lalu lintas mengalami perlambatan,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).

Budi mengatakan, pengguna jalan dapat memanfaatkan sejumlah ruas alternatif untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi kejadian, yakni melalui Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya, dan Jalan Antasari.

“Pengguna jalan dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kemang Raya, maupun Jalan Antasari,” ujarnya.

 

Masih Proses Evakuasi

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, rusak parah setelah tersangkut muatan alat berat yang diangkut kendaraan towing pada Selasa (14/7/2026) dini hari. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Menurut Budi, gangguan lalu lintas terjadi setelah sebuah truk pengangkut crane menabrak JPO di depan Hotel Terraz Tree, Jalan Kapten Tendean. Akibat kejadian tersebut, petugas masih melakukan penanganan di lokasi sehingga arus kendaraan mengalami perlambatan.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi dan tetap mengutamakan keselamatan saat melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Mohon mengikuti arahan petugas di lapangan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara,” kata Budi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya