KORPRI Serahkan 5 Ambulans ke Mendagri untuk Bencana Sumatra

Mendagri berharap bantuan lima ambulans dari KORPRI dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan bagi masyarakat.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 13 Juli 2026, 12:43 WIB
Mendagri Tito Karnavian menerima bantuan berupa 5 unit ambulans dari KORPRI untuk percepatan pemulihan daerah terdampak bencana di Sumatra di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerima bantuan berupa 5 unit ambulans dari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk percepatan pemulihan daerah terdampak bencana di Sumatra.

5 unit ambulans ini diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Zudan Arif Fakrulloh.

Tito mengatakan bantuan tersebut berarti bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Nanti kita akan salurkan," kata dia di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

Tito mengatakan, saat ini daerah bencana di Sumatra sudah memasuki masa transisi dan dilanjutkan masa rehabilitasi serta rekonstruksi pasca bencana hingga tahun 2028.

Dia menyebut proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sektor kesehatan berlangsung cepat.

"Cukup banyak yang dikerjakan, mulai dari sektor kesehatan termasuk sektor yang paling cepat dikerjakan oleh tim dari Bapak Menteri Kesehatan. Puskesmas, rumah sakit sudah beroperasional, itu jumlahnya cukup banyak ya, ratusan yang terdampak kemarin," jelas Tito.

"Dan kemudian juga bulan lalu saya mendampingi Pak bersama Menkes, juga ada bantuan ambulans dari beberapa lembaga atau dari pihak swasta," sambungnya.

 

8 Daerah Dapat Perhatian Khusus

Tito menyampaikan ada 8 daerah terdampak bencana di Aceh yang masih mendapat perhatian khusus dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra.

Mulai dari Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, kemudian di Gayo Lues, Bener Meriah, dan di Aceh Tengah.

Sementara di Sumatra Utara yang menjadi perhatian yakni, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. Tiga daerah di Sumatra Barat yang menjadi atensi antara lain, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Nantinya, sebanyak 3 ambulans akan didistribusikan ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Hal ini melihat kondisi pasca bencana yang dinilai masih berat.

"Kita serahkan satu kepada Aceh Tamiang yang cukup berat karena satu kota kena lumpur semua, pemerintahannya pun sempat lumpuh sekarang sudah mulai berjalan lagi. Kita kirim 3.000 praja IPDN ke sana. Kemudian Aceh Timur satu lagi, dan kemudian satu lagi adalah untuk Aceh Utara," tutur Tito.

Dia menyebut Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Agam masing-masing akan mendapatkan satu unit ambulans. Dia menuturkan kondisi kedua daerah ini masih cukup berat usai diterjang bencana banjir pada tahun 2025.

"Nanti lima ini akan serahkan ke lima kabupaten itu: Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan kemudian Kabupaten Agam dan Tapanuli Tengah. Kita akan salurkan nanti. Ini pasti akan bermanfaat untuk masyarakat di sana," pungkas Tito.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya