Nobar Film Kartini Versi PBB, Hanung Bramantyo Ungkap Pemikiran Pahlawan Emansipasi yang Mendunia

Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa versi film yang diputar dii PBB berbeda dengan versi yang pernah tayang di bioskop

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 12 Juli 2026, 22:02 WIB
Nobar Film Kartini Versi PBB. (M Altaf Jauhar/ Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Memaknai perjuangan R.A Kartini bukan sekadar dirayakan setiap tanggal 21 April, tetapi ada nilai-nilai yang bisa dipetik masyarakat Indonesia, terkhusus anak muda. Hal itu yang ingin diwujudkan dari pemutaran dan diskusi film Kartini versi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pameran "TATAH" yang menampilkan keindahan seni ukir Jepara, yang digelar di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi anak-anak Indonesia.

Kegiatan pemutaran film "Kartini" versi PBB ini dihadiri tokoh publik seperti Wakil Bupati Jepara, perwakilan Kementrian Ekonomi Kreatif, Keluarga keturunan R.A Kartini, hingga Sutradara Hanung Bramantyo.

"Kartini adalah semangat untuk terus hidup, semangat merdeka, dan membuka pemikiran untuk semua. Semoga semakin banyak generasi muda yang mengenal sosok dan nilai-nilai perjuangan beliau," ungkap Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibu Hajar di Teater Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).

Sebagai keturunan langsung Kartini, Joddy Mulyasetya Putra memandang Kartini bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan nilai hidup yang tetap relevan hingga saat ini. Melalui Kartini Center, ia dan keluarga berupaya menjaga warisan pemikiran sang pahlawan.

"Bagi kami, Kartini bukan sekadar ikon, tetapi sebuah nilai yang bisa diterapkan siapa saja dan kapan saja. Kami terus berusaha mengamalkan warisan beliau, dari keberanian, sikap kritis, hingga kedisiplinannya," tutur Joddy.

Hanung Bramantyo mengungkapkan bahwa versi film yang diputar dalam forum internasional ini berbeda dengan versi yang pernah tayang di bioskop maupun platform streaming. Menurut Hanung, versi tersebut dibuat untuk menonjolkan nilai-nilai otentik Kartini yang selama ini kerap terlupakan.

"Kartini jangan hanya menjadi tanggal peringatan. Banyak pahlawan perempuan yang menginspirasi, tetapi Kartini memiliki pengaruh yang sangat besar hingga akhirnya menjadi simbol nasional," ujar Hanung.


Reaksi Saat Film Kartini Diputar di PBB

Nobar Film Kartini Versi PBB, Hanung Bramantyo Ungkap Pemikiran Pahlawan Emansipasi yang Mendunia

Salah satu aspek yang paling menarik bagi Hanung adalah sisi kewirausahaan Kartini yang memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di sekitarnya. Hal itu yang ia coba gambarkan dalam salah satu scene di film besutannya.

"Gagasan yang ia perjuangkan berdampak pada ekonomi masyarakat. Emansipasi dan kesetaraan yang ia perjuangkan juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi. Dampaknya tidak hanya sampai Batavia, tetapi juga menembus pasar internasional. Kita patut bangga karena Kartini memang sosok yang mendunia," tegasnya.

Lanjut Baca:

Hanung juga menceritakan respons komunitas internasional saat film tersebut diputar di lingkungan PBB. Banyak yang terkejut melihat pemikiran Kartini yang begitu progresif dan emansipatif pada zamannya. "Mereka kaget melihat bagaimana perempuan Indonesia pada masa itu sudah memiliki pemikiran yang maju. Kartini mampu menggabungkan pemikiran Barat dan nilai-nilai lokal. Salah satunya terlihat ketika ia melakukan negosiasi dalam pernikahannya. Dari situlah film ini kemudian mendapat perhatian hingga dibawa ke PBB," kenang Hanung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya