Pemerintah Lelang Sukuk Pekan Depan, Target Rp 10 Triliun

Pemerintah akan menggelar lelang Sukuk Negara atau SBSN pada Selasa 14 Juli 2026 dengan target indikatif Rp 10 triliun untuk pembiayaan APBN.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 12 Juli 2026, 10:06 WIB
Pekerja melihat informasi mengenai Sukuk melalui website Kemenkeu di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah akan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (14/7/2026). Lelang ini menjadi salah satu upaya pemerintah memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dengan target indikatif sebesar Rp 10 triliun.

Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu),  Minggu (12/7/2026), lelang akan menawarkan delapan seri SBSN yang terdiri atas tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS).

Seri yang akan dilelang meliputi SPNS08092026, SPNS03022027, SPNS12042027, PBS030, PBS040, PBSG002, PBS034, dan PBS038. Seluruh instrumen tersebut diterbitkan dengan underlying asset berupa proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 serta Barang Milik Negara.

Adapun tanggal setelmen ditetapkan pada 16 Juli 2026 atau dua hari kerja setelah pelaksanaan lelang.

Pemerintah juga menetapkan jumlah maksimal yang dapat dimenangkan mencapai 200% dari target indikatif, sehingga nilai penerbitan berpotensi lebih besar bergantung pada permintaan investor.

 

Green Sukuk

Pekerja melihat informasi mengenai Sukuk melalui website Kemenkeu di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam lelang kali ini, pemerintah kembali menawarkan seri PBSG002, yakni Green Sukuk yang dipasarkan melalui pasar perdana domestik. Kehadiran instrumen tersebut melengkapi penerbitan Green Sukuk Indonesia yang sebelumnya telah dilakukan delapan kali di pasar global sejak 2018 serta 12 kali melalui Green Sukuk Ritel di pasar domestik sejak 2019.

Selain mendukung pembiayaan proyek ramah lingkungan, seri PBSG002 juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi bank umum konvensional, bank umum syariah, maupun unit usaha syariah.

Lelang akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN dengan metode multiple price atau harga beragam. Penawaran dibuka pada Selasa pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB, sementara hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama.

Pada prinsipnya, seluruh investor, baik individu maupun institusi, dapat mengikuti lelang. Namun, penyampaian penawaran harus dilakukan melalui dealer utama yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan. Peserta lelang juga mencakup Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Rincian Seri Sukuk Negara

Seri SBSN Status Tanggal Jatuh Tempo Imbal Hasil
SPNS08092026 Reopening 8 September 2026 Diskonto
SPNS03022027 Reopening 3 Februari 2027 Diskonto
SPNS12042027 New Issuance 12 April 2027 Diskonto
PBS030 Reopening 15 Juli 2028 5,87500%
PBS040 Reopening 15 November 2030 5,00000%
PBSG002 (Green Sukuk) Reopening 15 Oktober 2033 5,62500%
PBS034 Reopening 15 Juni 2039 6,50000%
PBS038 Reopening 15 Desember 2049 6,87500%

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya