Argentina vs Swiss: Magis Lionel Messi Ditantang Kolektivitas Nati

Argentina menghadapi Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste masih mengandalkan Lionel Messi, sedangkan Swiss datang dengan pertahanan yang solid.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 11 Juli 2026, 22:07 WIB
Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol saat laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair di Kansas City, Mo., Selasa, 16 Juni 2026. (AP Photo/Charlie Riedel)

Liputan6.com, Jakarta - Argentina akan menghadapi Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) pagi WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki karakter permainan yang berbeda.

Sebagai juara bertahan, Argentina masih menjadi salah satu favorit meraih gelar. Namun, langkah mereka menuju delapan besar tidak selalu berjalan mulus.

Setelah menyapu bersih fase grup, Argentina harus bekerja keras pada babak gugur. Mereka sempat kesulitan saat menghadapi Cape Verde dan Mesir sebelum akhirnya memastikan tiket ke perempat final.

Sementara itu, Swiss datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Murat Yakin sukses mencatat sejarah dengan melaju ke perempat final setelah menampilkan permainan yang konsisten.


Argentina Masih Bertumpu pada Lionel Messi

Pemain Argentina Lionel Messi melakukan selebrasi selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta di Atlanta, Georgia, Senin, 7 Juli 2026 (AFP/ Getty Images/ Elsa)

Lionel Messi kembali menjadi pemain paling berpengaruh bagi Argentina di Piala Dunia 2026. Sang kapten terus menjadi pembeda ketika tim menghadapi situasi sulit dan sudah mencetak delapan gol.

Ketergantungan kepada Messi juga menjadi perhatian. Tanpa banyak variasi serangan, permainan Argentina terkadang lebih mudah dibaca lawan. Namun, beruntungnya Argentina, Messi sulit dihentikan.

Selain itu, lini belakang Argentina juga belum tampil sepenuhnya meyakinkan. Mereka telah kebobolan lima gol dalam tiga pertandingan terakhir di turnamen ini.

Karena itu, Argentina harus tampil lebih seimbang saat menghadapi Swiss. Mereka tidak bisa hanya mengandalkan kualitas individu Messi untuk mengamankan tiket ke semifinal.


Swiss Andalkan Permainan Kolektif

Para pemain Swiss memberi hormat kepada para supporter setelah memenangkan adu penalti dalam pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Swiss dan Kolombia di Vancouver, British Columbia, Selasa, 7 Juli 2026. (AP/ The Canadian Press/ Ethan Cairns)

Swiss datang ke perempat final dengan modal permainan yang disiplin. Tim asuhan Murat Yakin lebih mengandalkan kekompakan dibandingkan kemampuan individu.

Dalam beberapa turnamen besar terakhir, tim dengan julukan Nati ini selalu mampu bersaing dengan tim-tim papan atas. Pengalaman itu menjadi modal penting saat menghadapi Argentina.

Meski tidak memiliki banyak pemain bintang di lini depan, Swiss tetap berbahaya. Organisasi pertahanan yang rapi dan kerja sama antarpemain menjadi kekuatan utama mereka.

Jika mampu menjaga pertahanan tetap solid dan memanfaatkan peluang serangan balik, Swiss memiliki kesempatan untuk menyulitkan bahkan menyingkirkan Argentina dari Piala Dunia 2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya