Liputan6.com, Jakarta - Xiaomi kembali membuat gebrakan di industri otomotif global. Setelah sukses memperkenalkan sedan listrik SU7 dan SUV YU7, raksasa teknologi asal China tersebut kini dikabarkan tengah menyiapkan model terbaru bernama Xiaomi N90.
Berbeda dengan dua model sebelumnya yang mengedepankan performa berkendara, Xiaomi N90 dirancang sebagai SUV listrik berukuran besar yang berfokus pada kenyamanan keluarga serta aktivitas luar ruangan (outdoor).
Advertisement
Sejumlah bocoran yang beredar pun mulai mengungkap desain, fitur, hingga spesifikasi kendaraan tersebut.
Dilansir dari CarNewsChina, Sabtu (11/7/2026), Xiaomi N90 disebut-sebut akan menjadi kendaraan terbesar yang pernah diproduksi oleh perusahaan tersebut.
SUV listrik ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 5,3 meter dengan wheelbase mencapai 3,1 meter, sehingga menawarkan kabin yang jauh lebih lapang dibanding model Xiaomi lainnya.
Dengan dimensi tersebut, Xiaomi N90 diperkirakan hadir dalam konfigurasi lima penumpang (2+3) maupun tujuh penumpang (2+3+2), menjadikannya pilihan yang cocok bagi keluarga besar.
Salah satu daya tarik utama Xiaomi N90 terletak pada desain interiornya yang fleksibel. Kabin SUV ini diklaim mampu bertransformasi menjadi berbagai fungsi, mulai dari studio kerja, kafe mini, ruang rapat, hingga area bermain anak.
Bocoran yang beredar menunjukkan hadirnya konsol tengah model walk-through, sehingga penumpang dapat berpindah dari sisi kiri ke kanan kabin dengan lebih mudah.
Tak hanya itu, konsol tengah tersebut juga dikabarkan memiliki desain modular yang memungkinkan posisinya digeser sesuai kebutuhan pengguna.
Konsep ini mempertegas fokus Xiaomi dalam menghadirkan kendaraan yang mengutamakan kenyamanan sekaligus mendukung berbagai aktivitas di dalam mobil.
Sejak awal pengembangannya, Xiaomi disebut ingin menjadikan N90 sebagai kendaraan yang mendukung gaya hidup outdoor.
Hal tersebut terlihat dari kemunculan tenda atap bawaan (roof tent) pada sejumlah bocoran sebelumnya. Kehadiran fitur tersebut dipadukan dengan kemungkinan kursi baris kedua dan ketiga yang dapat dilipat rata untuk menciptakan ruang lebih luas.
Selain itu, terdapat indikasi SUV ini akan dibekali stopkontak AC berdaya besar, yang terlihat dari keberadaan stasiun daya komersial EcoFlow di area kabin.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengoperasikan berbagai perangkat elektronik saat berkemah atau beraktivitas di alam terbuka.
Performa Mengesankan
Dari sisi performa, Xiaomi N90 dikabarkan mengusung sistem range extender (EREV) dengan mesin 1,5 liter turbocharged yang ditempatkan di bagian depan kendaraan.
Sistem tersebut dipadukan dengan penggerak semua roda (AWD) dual motor, sehingga tetap mampu menghadirkan performa tinggi sekaligus efisiensi dalam perjalanan jarak jauh.
Untuk sumber energinya, Xiaomi disebut menggunakan paket baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh yang dipasok oleh Sunwoda dan CALB.
Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh listrik murni (EV) sekitar 400 hingga 500 kilometer, sementara total jarak tempuh kendaraan dapat melampaui 1.500 kilometer berkat teknologi range extender.
Bocoran lainnya memperlihatkan Xiaomi N90 telah dibekali sensor LiDAR yang dipasang di bagian atap kendaraan.
Keberadaan sensor tersebut menjadi indikasi bahwa SUV listrik ini akan membawa teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan kemampuan bantuan mengemudi pintar yang lebih canggih.
Meski demikian, hingga saat ini Xiaomi masih belum mengungkap detail spesifikasi resmi maupun jadwal peluncuran SUV listrik terbarunya tersebut.
Informasi lengkap mengenai Xiaomi N90 diperkirakan akan diumumkan perusahaan dalam beberapa waktu mendatang menjelang debut resminya.