Prabowo Ungkap Penemuan Cadangan Besar Emas di Papua

Selain emas, Prabowo juga mendapat laporan penemuan baru cadangan mineral.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 09 Juli 2026, 22:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat Peluncuran B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Tira Santia)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap penemuan cadangan emas besar di pegunungan Papua. Hal ini berdasarkan ekspedisi lintas lembaga yang dipimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Temuan baru itu baru dilaporkan beberapa jam sebelum Prabowo berpidato dalam acara peluncuran mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

"Ekspedisi ilmiah kita baru bekerja, kalau tidak salah, baru berjalan dua atau tiga minggu di pegunungan Papua, tim dari BRIN dengan beberapa universitas, dibantu TNI, menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," kata Prabowo. Dikutip dari Antara, Kamis (9/7/2026).

Oleh karena itu, Prabowo mengajak seluruh kalangan untuk membangun rasa optimisme yang sama terhadap masa depan Indonesia.

"Masa depan kita sangat baik, sangat cerah. Tinggal kita sekarang merintis terus, meneruskan apa yang sudah dirintis pendahulu kita. Menjaga bangsa kita, menjaga Republik kita, menjaga kebaikan, mengurangi ketidakbaikan. Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol (judi online)," ujar Presiden.

Dalam acara yang sama, tidak hanya temuan cadangan emas dan mineral baru, Presiden juga mengungkap cadangan batu bara Indonesia yang masih banyak jumlahnya. Presiden juga menyebut adanya ladang-ladang gas alam baru di Blok Andaman, lepas pantai Aceh. Kemudian cadangan gas melimpah di Masela, Maluku Barat Daya.

"Kita masih punya ladang (gas) yang sangat besar di Masela, Maluku Barat Daya, di Natuna, di Kalimantan. Kita juga ketemukan baru saja ladang-ladang besar, dan baru kita ketahui bahwa kita punya CNG. Kalau LPG kita masih impor. CNG kita sangat banyak, sangat-sangat banyak," ujar Presiden.

Prabowo melanjutkan saat ini Jawa Tengah sudah mulai memakai CNG atau gas alam terkompresi sebagai alternatif dari LPG. Harapannya, Presiden menyampaikan CNG juga dapat digunakan secara luas di daerah-daerah lainnya.

"CNG ada di seluruh Indonesia, dan juga sekarang diketemukan teknologi untuk membuat gas dari batu bara yang sangat dalam di bawah tanah, yang belum termanfaatkan. Saudara-saudara, di tengah krisis dunia, Indonesia ternyata punya kekuatan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya