Perjuangan Idoy Asal Medan Lolos Final Audition Group 6 D'Academy 8, Rela Antre Panas-panasan

Idoy rela mengantre berjam-jam di bawah terik matahari demi mendapat kesempatan tampil di hadapan dewan juri.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 09 Juli 2026, 21:25 WIB
Idoy, peserta D'Academy 8 asal Medan - © KapanLagi.com/Budy Santoso

Liputan6.com, Jakarta - Keberhasilan Idoy melaju dari Final Audition Group 6 D'Academy 8 tidak diraih secara instan. Peserta asal Medan tersebut harus melalui perjuangan panjang sejak tahap audisi awal, termasuk rela mengantre berjam-jam di bawah terik matahari demi mendapat kesempatan tampil di hadapan dewan juri.

Idoy mengungkapkan dirinya sudah tiba di lokasi audisi sejak pagi hari. Meski harus menunggu hingga siang, semangatnya tidak surut karena percaya setiap usaha yang dilakukan pada akhirnya akan membuahkan hasil.

"Dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang itu saya antre panas-panasan cuma nggak mengkhianati hasil," ujar Idoy saat ditemui di Studio Emtek, Jakarta Barat, Rabu (8/7/2026).

Perjalanan menuju lokasi audisi sebenarnya tidak memakan waktu lama. Dari rumah, Idoy hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Namun, proses antrean yang panjang menjadi tantangan tersendiri sebelum akhirnya ia mendapat giliran bernyanyi di hadapan para juri.

"Oh saya itu dari rumah ke audisi itu sekitar 30 menit. 30 menit dari jam 6 sampai ke lokasi tuh jam 7-an lah gitu kan. Baru antre-antre, antrean saya jam 12 siang," kenangnya.


Musuh Terbesar Adalah Diri Sendiri

Bagi Idoy, mengikuti kompetisi menyanyi bukan sekadar bersaing dengan peserta lain. Menurutnya, tantangan terbesar justru datang dari diri sendiri sehingga setiap peserta harus memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah.

Semangat kompetisi itulah yang terus ia tanamkan sejak mengikuti proses audisi hingga berhasil melangkah ke babak berikutnya.

"Yakin aja sih kak. Kalau ditanya seberapa yakin saya yakin sih karena kita tuh harus menimbulkan jiwa kompetisi, jangan menyerah. Musuh terbesar itu adalah diri kita sendiri bukan orang lain," tegasnya.


Ingin Membanggakan Orang Tua

Di balik perjuangannya mengikuti D'Academy 8, Idoy memiliki motivasi sederhana namun besar. Ia ingin membahagiakan kedua orang tuanya sekaligus terus mengasah kemampuan bernyanyi agar bisa berkembang di industri musik dangdut.

Motivasi tersebut menjadi penyemangatnya untuk terus memberikan penampilan terbaik dalam setiap tahapan kompetisi.

"Karena pertama mau membahagiakan orang tua, terus biar tambah belajar lagi sih," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya