Liputan6.com, Jakarta - Siapa bilang kemewahan harus identik dengan pakaian atau aksesori yang penuh logo, detail mencolok, atau tampilan glamor? Kini, semakin banyak orang memaknai kemewahan melalui kualitas, kenyamanan, dan kesederhanaan yang dirancang dengan baik.
Tren tersebut terlihat dari semakin populernya quiet luxury, gaya berbusana yang mengedepankan material premium, potongan yang rapi, dan desain yang tak lekang waktu. Meski sering dikaitkan dengan kalangan berdaya beli tinggi, konsep ini juga menjadi aspirasi bagi banyak orang yang ingin membangun gaya berpakaian yang lebih elegan dan tahan lama.
Advertisement
Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi, membeli pakaian berkualitas yang bisa dipakai bertahun-tahun dinilai lebih bernilai dibanding mengikuti tren yang cepat berganti. Melansir Sumissura, Kamis, 9 Juli 2026, quiet luxury atau yang juga dikenal sebagai hidden wealth menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan di dunia mode.
Gaya ini menawarkan kemewahan yang tidak berusaha menarik perhatian, melainkan berbicara melalui kualitas bahan, detail pengerjaan, dan eksklusivitasnya. Berbeda dengan loud luxury yang mengandalkan logo besar dan desain mencolok, quiet luxury mengedepankan estetika minimalis yang terasa halus namun berkelas.
Setiap busana dirancang dengan penjahitan presisi, siluet yang bersih, serta material berkualitas tinggi sehingga mampu menciptakan kesan mewah tanpa perlu memamerkan merek. Fokus pada desain yang abadi membuat gaya ini tetap relevan dari tahun ke tahun.
Karena itu, quiet luxury menjadi pilihan bagi mereka yang menghargai kualitas, selera yang matang, dan ingin menjauh dari siklus fast fashion yang serba cepat berganti. Gaya ini membuktikan bahwa kemewahan tidak selalu harus terlihat mencolok untuk meninggalkan kesan yang kuat.
Seni Memadukan dan Mencocokkan
Salah satu kunci gaya quiet luxury terletak pada kemampuan memadupadankan pakaian. Alih-alih memiliki banyak busana yang mengikuti tren sesaat, gaya ini mengandalkan koleksi pakaian dasar dengan desain sederhana yang mudah dikombinasikan untuk menciptakan berbagai tampilan.
Blus putih, celana hitam berpotongan rapi, kaus polos berkualitas, dan mantel trench berwarna krem menjadi beberapa item esensial yang dapat dikenakan berulang kali tanpa terlihat membosankan. Dengan kombinasi yang berbeda, pakaian tersebut tetap mampu menghadirkan kesan segar dan elegan.
Konsep quiet luxury juga menempatkan kualitas di atas kuantitas. Karena itu, setiap item dipilih secara cermat dengan mempertimbangkan bahan, kenyamanan, daya tahan, serta potongan yang tetap relevan dalam jangka panjang.
Hasilnya, lemari pakaian menjadi lebih fungsional sekaligus mendukung gaya yang berkelas tanpa harus mengikuti tren yang terus berubah.
Memilih Palet Warna yang Tenang
Palet warna menjadi salah satu ciri utama gaya quiet luxury. Warna-warna netral seperti putih, broken white, krem, abu-abu, hitam, cokelat tanah, dan biru tua dipilih karena mampu menciptakan kesan elegan, tenang, dan tak lekang oleh waktu.
Sebaliknya, warna neon atau motif yang terlalu ramai cenderung dihindari. Selain warna, potongan dan bahan pakaian juga memegang peranan penting. Kemeja longgar maupun celana jeans berpotongan pas tetap dapat mencerminkan gaya quiet luxury selama nyaman dikenakan dan memiliki siluet yang rapi.
Material seperti sutra, kasmir, wol, linen, dan katun berkualitas menjadi pilihan karena terasa mewah sekaligus awet. Penjahitan yang presisi juga membuat pakaian terlihat lebih mahal. Dengan kombinasi tersebut, penampilan akan selalu tampak profesional, berkelas, dan mudah dipadukan dalam berbagai kesempatan.
Bangun Lemari Pakaian Quiet Luxury
Jika ingin mulai menerapkan gaya quiet luxury, langkah pertama adalah membangun lemari pakaian dengan item berkualitas yang mudah dipadupadankan. Pilih atasan berbahan premium, seperti blus sederhana, sweater kasmir, atau blazer berpotongan tegas.
Kemeja linen, kaus katun organik, dan rajut halus juga bisa menjadi pilihan karena menghadirkan kesan elegan tanpa terlihat berlebihan. Untuk bawahan, utamakan celana panjang berpotongan rapi atau jeans dengan siluet yang pas di tubuh. Kedua item ini mudah dipadukan dengan berbagai atasan dan tetap relevan untuk berbagai kesempatan.
Sementara itu, lengkapi penampilan dengan alas kaki bergaya klasik, seperti loafer, penny loafer, atau sepatu hak tinggi berdesain sederhana. Model yang timeless dan nyaman dikenakan akan memperkuat kesan mewah yang menjadi ciri khas quiet luxury.