DPR Minta BGN Segera Operasikan Dapur MBG di Wilayah Terluar

Komisi IX DPR menilai fasilitas SPPG yang telah rampung dibangun seharusnya segera dimanfaatkan agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan masyarakat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 08 Juli 2026, 20:40 WIB
Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Zainul Munasichin saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Zainul Munasichin meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah selesai dibangun di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Menurutnya, percepatan operasional diperlukan agar masyarakat di wilayah kepulauan segera merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan itu disampaikan Zainul saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2026), untuk meninjau kesiapan pelaksanaan Program MBG.

Dalam kunjungan tersebut, Zainul menyoroti SPPG di Desa Tanjung Utan, Kecamatan Pulau Buru, yang telah rampung dibangun dan menjalani proses appraisal oleh Badan Gizi Nasional sejak Januari 2026. Namun, hingga kini fasilitas tersebut belum beroperasi.

"Di sini sudah berdiri dapur SPPG yang sudah 100 persen, bahkan sudah di-appraisal oleh Badan Gizi Nasional pada bulan Januari yang lalu. Tetapi setelah enam bulan berlalu, belum ada tindak lanjut dari pihak Badan Gizi Nasional," ujarnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai seluruh sarana dan prasarana pendukung telah tersedia sehingga tidak ada alasan untuk menunda operasional SPPG. Menurutnya, keterlambatan tersebut berpotensi menghambat pemerataan manfaat Program MBG, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

 

Berharap Segera Dioperasikan

Zainul menyebut di Provinsi Kepulauan Riau terdapat sekitar 151 SPPG yang siap beroperasi. Sementara di Kabupaten Karimun, sedikitnya 15 dapur SPPG di wilayah 3T juga telah selesai dibangun dan siap digunakan.

"Kita berharap dapur-dapur seperti ini segera dioperasionalkan, karena di Kepulauan Riau sendiri ada kurang lebih 151 SPPG yang sudah siap beroperasi. Sementara di Kabupaten Karimun terdapat sekitar 15 dapur 3T yang juga telah siap," katanya.

Ia berharap BGN segera mengambil langkah agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa menunggu lebih lama.

"Oleh karena itu kami berharap ini segera dioperasionalkan oleh Badan Gizi Nasional. Tidak perlu menunggu terlalu lama dan tidak perlu mencari skema-skema lain karena seluruh fasilitas sudah siap untuk beroperasi," pungkasnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya