Liputan6.com, Jakarta - Momen dramatis terjadi di Kota Metro, Lampung. Seorang lansia berusia 93 tahun harus meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah cincin kawin yang telah dikenakannya selama puluhan tahun tidak bisa dilepas hingga melukai jari manis.
Lansia bernama Muhammad Waladi itu diantar anak dan cucunya datang ke Pos Damkar Kota Metro, Senin (6/7/2026). Karena menderita osteoporosis, Waladi harus dibopong dan menggunakan kursi roda saat tiba di lokasi.
Advertisement
Melihat kondisi jari korban yang sudah mengalami luka, personel Damkar langsung melakukan proses evakuasi.
Petugas menggunakan gerinda mini, tang snap ring, dan air untuk memotong cincin dengan sangat hati-hati agar tidak memperparah luka pada jari korban.
Proses pelepasan cincin berlangsung sekira 15 menit. Berkat ketelitian petugas, cincin kawin yang telah menempel selama puluhan tahun itu akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan.
Anggota Damkar Kota Metro, Septian Pambudi, mengatakan korban datang bersama keluarganya karena cincin yang melingkar di jari manis sudah menyebabkan luka.
"Pak Muhammad Waladi datang ke Pos Damkar diantar keluarganya dan melaporkan cincin yang tersangkut di jari manis beliau. Setelah menerima laporan tersebut, petugas piket langsung melakukan evakuasi karena kondisinya sudah menyebabkan luka," ujar Septian, Selasa (7/7/2026).
Setelah cincin berhasil dilepas, keluarga membawa Waladi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terhadap luka di jarinya.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan apabila mengalami kondisi darurat serupa. Damkar Kota Metro memastikan seluruh layanan penyelamatan dan evakuasi yang diberikan kepada masyarakat tidak dipungut biaya alias gratis," tandasnya.