Liputan6.com, Jakarta - Ruben Onsu memutuskan untuk mengambil langkah hukum terkait hak asuh anak-anaknya. Nanda Persada, sahabat Ruben, mengungkapkan bahwa keputusan ini muncul setelah mempertimbangkan kondisi perkembangan sang buah hati.
"Alasan untuk mengajukan gugatan hak asuh anak karena dia melihat lingkungan dari yang sekarang ini kurang sehat menurut Ruben secara pertumbuhan anaknya," ujar Nanda Persada di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026).
Advertisement
Menurut Nanda, kekhawatiran Ruben Onsu muncul setelah melalui pengamatan panjang terhadap situasi yang terjadi. Ia menyebutkan bahwa Ruben sudah menyiapkan langkah ini dengan matang sebelum membawanya ke meja hijau.
"Dan banyak hal yang menjadi pertimbangan gitu. Dan dia katanya sudah mempersiapkan secara hukum bukti-bukti yang menguatkan alasan untuk kenapa untuk mengambil hak asuh anak," jelas Nanda.
Nanda menyebut Ruben sebenarnya menginginkan proses pengasuhan bersama atau co-parenting. Namun, pria yang baru bertemu Ruben itu melihat ada kekecewaan besar karena kesepakatan yang ada tidak berjalan semestinya.
"Mestinya mengasuh anak bersama-sama co-parenting itu berjalan dengan baik. Cuman sepertinya ada hal-hal yang memang ini sudah jadi akumulasi Ruben gitu," jelas Nanda.
Masalah komunikasi menjadi kendala yang membuat hubungan antara Ruben dan pihak Sarwendah semakin merenggang. Ia menuturkan bahwa Ruben merasa tidak punya pilihan lain selain bersuara di media sosial.
"Cuma ternyata Ruben cerita banyaklah kenapa akhirnya dia speak up di medsos. Karena memang merasa buntu dalam komunikasi dan pelaksanaan hasil putusan pengadilan sebelumnya," ungkapnya.
Ruben Onsu Merasa Terbebani
Ketegangan pun semakin memuncak saat Ruben merasa jadwal pertemuan dengan anak yang telah ditetapkan pengadilan sering terhambat. Nanda menegaskan bahwa kendala-kendala tersebut sudah terdokumentasi dengan baik oleh Ruben sebagai bukti.
"Karena kan ada diatur berapa hari, berapa hari sama Ruben, berapa hari sama Wenda gitu. Tapi ternyata tidak berjalan dengan baik, dan banyak kendala. Dikasih lihat bukti-buktinya gitu. Aku lihat sendiri dan ya menyayangkan sih, gitu," katanya.
Nanda juga melihat adanya perubahan emosional pada Ruben yang terlihat sangat terbebani dengan situasi ini. Ia bercerita bahwa Ruben merasa lelah dengan konflik yang tak kunjung menemui titik terang.