Harga Emas Pegadaian 4 Juli 2026: Antam, UBS dan Galeri24 Kompak Naik

Harga emas Pegadaian pada Sabtu (4/7/2026) mengalami kenaikan untuk seluruh produk, mulai Antam, UBS hingga Galeri24. Simak daftar harga lengkapnya.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 04 Juli 2026, 14:20 WIB
Penjualan emas baik dalam bentuk perhiasan maupun batangan di Galeri 24 Pegadaian. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

 

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas di Pegadaian kembali menguat pada perdagangan Sabtu (4/7/2026). Seluruh produk logam mulia yang dipasarkan, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak mengalami kenaikan dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan laman resmi Pegadaian, harga emas Antam dibanderol Rp 2,758 juta per gram. Sementara itu, emas UBS dijual Rp 2,661 juta per gram dan emas Galeri24 dipatok Rp 2,648 juta per gram.

Perlu diketahui, harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga emas dunia dan kebijakan perusahaan.

Pegadaian menawarkan emas Galeri24 dalam berbagai pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram.

Berikut daftar harga emas Pegadaian:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.389.000
  • 1 gram: Rp 2.648.000
  • 2 gram: Rp 5.232.000
  • 5 gram: Rp 12.985.000
  • 10 gram: Rp 25.900.000
  • 25 gram: Rp 64.401.000
  • 50 gram: Rp 128.702.000
  • 100 gram: Rp 257.275.000
  • 250 gram: Rp 641.607.000
  • 500 gram: Rp 1,283 miliar
  • 1.000 gram: Rp 2,566 miliar

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.432.000
  • 1 gram: Rp 2.758.000
  • 2 gram: Rp 5.452.000
  • 3 gram: Rp 8.152.000
  • 5 gram: Rp 13.552.000
  • 10 gram: Rp 27.046.000
  • 25 gram: Rp 67.483.000
  • 50 gram: Rp 134.883.000
  • 100 gram: Rp 269.685.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.439.000
  • 1 gram: Rp 2.661.000
  • 2 gram: Rp 5.280.000
  • 5 gram: Rp 13.048.000
  • 10 gram: Rp 25.959.000
  • 25 gram: Rp 64.768.000
  • 50 gram: Rp 129.269.000
  • 100 gram: Rp 258.437.000
  • 250 gram: Rp 645.902.000
  • 500 gram: Rp 1,290 miliar.

Harga Emas Dunia Akhiri Tren Penurunan Empat Pekan

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Harga emas dunia bersiap mencatat kenaikan mingguan pertama dalam satu bulan setelah investor mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed). Sentimen tersebut muncul menyusul rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan pasar.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (4/7/2026), harga emas spot melonjak 1,4% menjadi US$ 4.182,28 per ons. Dengan capaian tersebut, logam mulia diperkirakan membukukan kenaikan sekitar 2,3% sepanjang pekan, sekaligus mengakhiri tren penurunan yang berlangsung selama empat pekan berturut-turut.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman terdekat naik sekitar 1,5% pada perdagangan intraday.

Sepanjang 2026, harga emas dunia berada di bawah tekanan. Kenaikan inflasi, menguatnya dolar AS, serta sikap agresif sejumlah bank sentral setelah pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran membuat minat investor terhadap aset safe haven berkurang.

Akibat tekanan tersebut, emas mencatat kinerja kuartalan terburuk dalam 13 tahun pada periode April hingga Juni. Hingga kini, harga emas masih diperdagangkan sekitar 22% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat menyentuh lebih dari US$ 5.300 per ons pada Januari lalu.

Ruang The Fed Menaikkan Suku Bunga

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Pemulihan harga emas pekan ini dipicu oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis pada Kamis waktu setempat. Data nonfarm payrolls menunjukkan ekonomi AS hanya menambah 57.000 lapangan kerja pada Juni.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan revisi data Mei yang mencapai 129.000 pekerjaan maupun proyeksi ekonom yang dihimpun Dow Jones sebesar 115.000 pekerjaan.

Laporan itu membuat pelaku pasar menilai ruang bagi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga semakin terbatas.

Berdasarkan alat pemantau FedWatch milik CME Group, pasar kini memperkirakan peluang sebesar 53,5% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan September, setelah mempertahankan suku bunga pada Juli.

Angka tersebut turun dibandingkan sebelum data ketenagakerjaan dirilis. Saat itu, probabilitas kenaikan suku bunga pada September masih berada di kisaran 65%.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi sentimen positif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil, sehingga lebih menarik ketika suku bunga diperkirakan tidak lagi naik agresif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya