Hanya Ada 8 Kelas untuk 1.200 Siswa, Orang Tua Murid Demo

"Bagaimana anak kami mau pintar kalau di kelas saja berdesak-desakan."

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Februari 2014, 14:12 WIB
Ratusan orang tua murid SDN 07 Mangun Jaya, Desa Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berunjuk rasa menuntut penambahan ruang kelas baru.

"Sudah hampir 4 tahun, para murid  terpaksa belajar berdesak-desakan, hal ini karena terbatasnya ruang sekolah yang tidak sebanding dengan banyaknya murid yang saat ini berjumlah 1.200 orang," kata salah satu orang tua siswa, Yuli Pratiwati di Bekasi, Sabtu (8/2/2014).

Yuli mengaku berkeberatan jika anaknya belajar berdesak-desakan karena terbatasnya ruang kelas yang berjumlah 8 ruang. Apalagi kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan 4 shift sehingga proses belajar dinilai kurang maksimal.

"Bagaimana anak kami mau pintar kalau di kelas saja berdesak-desakan. Bukan hanya itu kegiatan belajar mengajar yang seharusnya 5 hingga 6 jam kini hanya 3 jam saja ," ujarnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten bekasi agar menambah ruang kelas baru.

Humas SDN 07 Mangun Jaya Ali Mukmin mengatakan pihaknya sudah sering mengajukan proposal penambahan ruang kelas baru, tapi hal itu tak pernah direspons Dinas Pendidikan Bekasi.

Pada pekan kemarin, pihaknya diberitahu konsultan Dinas Pendidikan bahwa akan ada penambahan ruang kelas baru sebanyak 4 kelas. Tapi hal itu tidak cukup untuk menampung jumlah murid yang sangat banyak.

Karena itu, ia meminta orang tua murid bersabar sambil menunggu penambahan ruang kelas dari Dinas Pendidikan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, yang dihubungi Liputan6.com melalui SMS dan telpon seluler hingga kini belum memberi jawaban. (Ali/Ein)

Baca juga:

Puluhan Siswi SMK di Bogor Kesurupan, Sekolah Diliburkan

Asah Bakat, 41 Siswa SD di Blitar Ikut Lomba Festival

Siswi SMP Surabaya Belajar Mengenal Tanaman

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya