Liputan6.com, Jakarta - Meski berusaha menyembunyikannya, Satria ternyata masih terus mengkhawatirkan kondisi Jingga. Dari kejauhan ia diam-diam membuntuti Jingga yang memilih pulang seorang diri karena Aidan tak kunjung datang. Usahanya mengawasi Jingga diwarnai berbagai tingkah lucu saat ia berusaha agar keberadaannya tidak diketahui.
Namun situasi mendadak berubah tegang ketika Kevin bersama geng motornya menghadang mereka. Demi memastikan Jingga tetap aman, Satria tanpa ragu menghadapi puluhan mahasiswa dari kampus lain. Bentrokan pun tak terelakkan hingga memicu tawuran besar antara dua kelompok mahasiswa.
Advertisement
Di tengah kekacauan, Satria dan Jingga berhasil melarikan diri dan berlindung di sebuah gedung. Keduanya akhirnya terjebak di rooftop tanpa jalan untuk meloloskan diri. Dalam kondisi genting itu, Jingga kembali menyadari besarnya pengorbanan dan kepedulian Satria. Sementara itu, tanpa disengaja Satria mengungkapkan bahwa perasaannya terhadap Jingga belum pernah benar-benar hilang.
Sementara di tempat lain, Bagas dan Miranda disibukkan dengan persiapan menuju hari pernikahan mereka. Saat menikmati semangkuk mie Aceh, Bagas seketika terbawa kenangan akan masa-masa indah bersama Ninik dan kedua anak mereka. Momen tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa kehadiran Miranda merupakan jalan yang Tuhan berikan untuk membantunya membangun kembali keluarga yang sempat porak-poranda.