Liputan6.com, Jakarta - Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo berbagi tips bagaimana ia bisa tetap tenang dalam mengeksekusi tendangan penalti. Ia menyebut bahwa ada satu hal yang membuatnya tidak tertekan saat eksekusi penalti tersebut.
Pagi tadi, Timnas Portugal memainkan pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka berhadapan dengan salah satu tim kuat Eropa, Kroasia untuk memperebutkan satu tiket ke babak 16 besar.
Advertisement
Di laga ini, Kroasia berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Ivan Perisic. Namun beruntung tidak lama setelah gol itu, Timnas Portugal mendapatkan hadiah penalti usai Renato Veiga dijatuhkan di kotak terlarang.
Cristiano Ronaldo mengambil tanggung jawab untuk menendang penalti itu dan ia berhasil melakukan tugasnya dengan sempurna. Apa rahasia Ronaldo bisa tetap tenang dalam mengesekusi penalti?
Simak komentar lengkap sang penyerang di bawah ini.
Tekanan Besar itu Ada
Cristiano Ronaldo mengakui bahwa mengambil penalti saat timnya tertinggal memberikan tekanan yang besar. Menurutnya, situasi seperti itu sudah beberapa kali ia alami sepanjang kariernya bersama tim nasional jadi ia tetap tenang.
"Saya sudah memperkirakannya. Sebagai kapten, saya pernah melalui momen-momen seperti ini sebelumnya," ujar Ronaldo.
"Saya mengatakan kepada tim bahwa kami harus tahu bagaimana caranya menderita. Untuk bisa menjuarai turnamen sebesar ini, Anda harus tahu bagaimana menghadapi situasi sulit."
Sudah Ada Firasat Bakal ada penalti
Ronaldo juga mengungkapkan bahwa sejak siang hari ia sudah memiliki firasat pertandingan akan ditentukan melalui tendangan penalti. Itulah mengapa dirinya dan Timnas Portugal mempersiapkan skenario adu penalti dan persiapan itu membawa dampak yang bagus saat ia dihadapkan dalam situasi penalti.
"Sejak sore saya sudah merasa pertandingan ini akan ditentukan lewat adu penalti," ungkap Ronaldo.
"Kami sudah mempersiapkan diri untuk situasi tersebut sejak awal hari karena saya merasa itulah yang akan terjadi. Jantung saya berdebar sangat kencang, tetapi saya berusaha mempercayai apa yang saya rasakan, mengikuti insting saya, dan yakin bahwa saya akan mencetak gol. Itulah keyakinan yang selalu saya pegang," pungkasnya.
Sumber: Fabrizio Romano