Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah China mengutus Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional, He Wei, untuk menghadiri rangkaian penghormatan terakhir bagi mendiang Ayatullah Ali Khamenei.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China menyampaikan bahwa He Wei dijadwalkan tiba di Teheran pada Jumat (3/7/2026), sehari sebelum prosesi pemakaman resmi sang mantan pemimpin tertinggi Iran dimulai.
Advertisement
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim seperti dilaporkan Malay Mail mengatakan negaranya akan mengirim seorang perwakilan setingkat menteri untuk menghadiri pemakaman Ali Khamenei.
Pengumuman tersebut disampaikan Anwar usai menyampaikan pidato utama dalam Asia-Pacific Roundtable (APR) ke-39 di Grand Hyatt Kuala Lumpur, Kamis (2/7).
Ali Khamenei, 86 tahun, merupakan pemimpin tertinggi kedua sekaligus yang paling lama menjabat di Iran sebelum gugur dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari. Sepeninggalnya, posisi pemimpin tertinggi Republik Islam Iran diteruskan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.
Prosesi pemakaman baru dapat digelar pada Juli setelah sempat ditunda akibat perang yang masih berlangsung.
Dalam kesempatan terpisah, Duta Besar Iran untuk Malaysia Valiollah Mohammadi mengatakan kepada Malay Mail bahwa Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohamad Sabu akan mewakili pemerintah Malaysia menghadiri upacara pemakaman Ali Khamenei.
"Beliau (Anwar) juga menyampaikan solidaritas kepada rakyat Iran dan Presiden (Masoud Pezeshkian). Beliau meminta saya menyampaikan pesan kepada presiden bahwa Muhammad Sabu akan menghadiri pemakaman tersebut atas nama Malaysia," ujar Valiollah saat dimintai keterangan mengenai pertemuan singkatnya dengan Anwar di sela-sela acara.
Seluruh rangkaian upacara penghormatan dijadwalkan berakhir pada 9 Juli. Jenazah mendiang Ali Khamenei akan dimakamkan di kota suci Mashhad, sebuah wilayah di timur laut Iran yang juga merupakan kota kelahirannya.