Jokowi Bakal Terus Ajukan Anggaran 200 Truk Sampah ke DPRD

Jokowi melihat kondisi truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI sudah tidak layak pakai.

oleh Andi Muttya Keteng diperbarui 05 Feb 2014, 20:45 WIB
Pengadaan 200 truk sampah dinilai sangat penting oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Ia berencana terus mengusulkan anggaran pembelian truk sampah pada setiap penyusunan APBD DKI, seperti dalam APBD Perubahan 2014.

"Akan saya usulkan terus, sampai diberikan anggarannya, sampai disetujui anggarannya. Tetapi lagi-lagi hak budgeting ada di dewan (DPRD DKI)," tegasnya di kawasan Waterboom Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Rabu (5/2/2014).

Mantan Wali Kota Surakarta yang akrab disapa Jokowi itu melihat kondisi truk sampah milik Dinas Kebersihan DKI sudah tidak layak pakai. Usia kendaraan angkutan sampah itu sudah mencapai 15 hingga 30 tahun, sehingga tak lagi mampu mengangkut sampah dengan baik.

"Dipakai untuk angkut sampah, eh ternyata sampahnya berceceran semuanya. Masyarakat kan nggak mau. Makanya kita mau beli yang baru," jelas mantan pengusaha mebel ini.

Alasan keberatan DPRD DKI terhadap anggaran pengadaan 200 truk sampah tersebut karena pengangkutan sampah menggunakan truk itu dikhawatirkan akan kembali dikelola oleh pihak ketiga atau swasta. Namun, hal itu menurut Jokowi merupakan alasan yang tidak masuk akal.

"Masa saya nggak ngerti manajemen?! Kalau truk sampah dikelola swasta ya tinggal dipotong biaya transportasinya saja. Kok sulit-sulit amat mikirnya. Ya ngertilah arahnya mau ke mana, muaranya mau ke mana," sindir Jokowi. (Mut/Yus)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya