Perunggu Butuh Enam Tahun untuk Yakin Resign, Demi Musik dan Keluarga

Tiga personel band Perunggu butuh waktu enam tahun untuk yakin bahwa musik menjadi jalan karir mereka di luar dunia kantor. Simak selengkapnya di sini yuk...

Oleh Tim KapanlagidotcomDiterbitkan 02 Juli 2026, 21:23 WIB
Kemeriahan penonton hadirkan keseruan penampilan Band Perunggu di Kapanlagi Buka Bareng BRI Festival.

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan seluruh personel Perunggu meninggalkan pekerjaan kantoran bukanlah sesuatu yang diambil secara mendadak. Maul, Ildo, dan Adam mengaku membutuhkan waktu hingga enam tahun sebelum akhirnya mantap menjadi musisi penuh waktu.

Menurut Maul, keputusan resign harus diambil bersama. Sebab, sejak awal mereka berkomitmen menjalankan band sebagai satu kesatuan.

"Intinya memang itu ibaratnya kayak bisul lah untuk kami bertiga. Jadi poinnya untuk bisa resign itu memang harus tiga-tiganya, nggak mungkin salah satu doang," ujar Maul saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Kemeriahan penonton hadirkan keseruan penampilan Band Perunggu di Kapanlagi Buka Bareng BRI Festival.

Punya Urutan Prioritas

Ildo menjelaskan, sejak awal mereka memiliki urutan prioritas yang jelas dalam menjalani hidup. Keluarga berada di posisi pertama, pekerjaan kantor di urutan kedua, dan band di posisi ketiga.

Namun, seiring berkembangnya Perunggu, aktivitas bermusik justru mulai menggerus waktu bersama keluarga.

"Prinsip kami dari awal nge-band itu nomor satu keluarga, nomor dua pekerjaan kantor, nomor tiga baru nge-band. Sampai tahun lalu ternyata yang nomor tiga mulai naik dan malah mengganggu yang nomor satu," ungkap Ildo.

Pilih Lepas Pekerjaan Tetap

Kondisi tersebut membuat mereka harus menentukan pilihan. Alih-alih mengorbankan keluarga, ketiganya sepakat melepas pekerjaan tetap.

"Mau milih yang mana? Keluarga atau pekerjaan kantor? Ya pekerjaan kantornya yang kami lepas. Keluarga tetap nomor satu," tegas Ildo.

Meski terlihat berani, keputusan itu telah melalui berbagai pertimbangan dan restu dari keluarga masing-masing.

"Itu bukan keputusan yang kami ambil dengan singkat atau gegabah. Dengan restu dan penuh pertimbangan. Kami nge-band dari 2019, baru berani resign 2025. Jadi enam tahun mikirnya," pungkasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya