Liputan6.com, Jakarta - Ledakan hebat mengguncang pabrik PT Raw Botanical Nusantara di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).
Getaran ledakan bahkan sempat dikira gempa oleh warga sekitar. Dalam peristiwa itu, satu pekerja meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.
Advertisement
Wakil Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan ledakan diduga berasal dari mesin produksi bertekanan tinggi.
"Jadi ini ledakan tekanan tinggi. Dampaknya terasa seperti gempa. Korbannya satu orang meninggal dunia dan delapan pekerja mengalami luka-luka," kata Bambang.
Catatan: Angka korban luka pada pernyataan Bambang berbeda dengan data pada kepolisian. Perlu diverifikasi sebelum berita ditayangkan.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat seorang pekerja hendak memeriksa tekanan pada mesin press atau mesin vakum yang digunakan dalam proses produksi. Namun, sebelum pemeriksaan selesai, mesin tiba-tiba meledak.
"Saat pekerja mendekat untuk mengecek karena terasa panas pada jarak satu hingga dua meter, mesin langsung meledak," ujarnya.
Daftar Korban
Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard membenarkan adanya ledakan di pabrik tersebut yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Namun, polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan.
"Masih kami dalami dengan memeriksa sejumlah saksi," kata Aliet.
Korban meninggal diketahui bernama Muhammad Bryan Febryantoro, warga Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Tugu.
Reporter: Danny Adriadhi Utama
Sumber: Merdeka.com