Reaksi Janice Tjen usai Catat Debut Manis dan Sejarah di Wimbledon 2026

Janice Tjen mencatatkan debutnya di Wimbledon dengan kemenangan atas unggulan.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 30 Juni 2026, 18:06 WIB
Janice Tjen, petenis Indonesia, melakukan servis kepada Veronika Kudermetova, petenis Rusia, pada putaran pertama kejuaraan tenis AS Terbuka, Minggu, 24 Agustus 2025, di New York. (Foto AP/Frank Franklin II)

Liputan6.com, Jakarta - Janice Tjen berhasil mencatatkan debutnya di Wimbledon dengan torehan manis. Petenis kebanggaan Indonesia itu sukses meraih kemenangan dan menorehkan sejarah untuk dunia tenis nasional.

Janice Tjen mampu mengawali perjuangannya di Wimbledon 2026 dengan mengalaykan Leylah Fernandez dari Kanada. Petenis berusia 24 tahun itu keluar sebagai pemenang lewat duel dua set langsung, 6-1, 7-6(3) di Lapangan 18 All England Club, London, pada Selasa (30/6) dini hari WIB.

Torehan itu bukan hanya istimewa untuk kariernya pribadi, tapi juga untuk tenis Indonesia. Hasil itu jadi kemenangan pertama petenis tunggal putri Indonesia di Wimbledon sejak tahun 2003.

Terakhir kali ada petenis Indonesia yang meraih kemenangan dalam sebuah pertandingan di Wimbledon adalah Angelique Widjaja. Saat itu Angelique mampu mengalahkan Evgenia Kulikovskaya di babak pertama 23 tahun silam.

Pencapaian ciamik itu membuat Janice Tjen semringah. Ia sangat gembira karena bisa mencatatkan debut dengan manis dan menaklukkan unggulan.

"Rasanya sangat senang bisa menang hari ini dan lanjut ke ronde kedua," ujar Janice Tjen, dipetik dari akun Instagram resmi @wimbledon.


Tampil Nyaris Tanpa Celah

Kalah dari petenis No.2 dunia Iga Swiatek, langkah tunggal putri Indonesia, Janice Tjen, di Qatar Total Energies Open 2026 terhenti di babak kedua. Tampak dalam foto, petenis tunggal putri Indonesia, Janice Tjen memukul bola balasan saat melawan Iga Swiatek (Polandia) pada babak kedua turnamen Qatar Open di Doha, 10 Februari 2026. (Karim JAAFAR/AFP)

Dalam laga itu, Janice Tjen mampu tampil luar biasa. Ia bermain nyaris tanpa celah, terutama urusan servis di mana petenis kelahiran Jakarta itu mencatatkan enam aces tanpa sekalipun double faults.

Janice Tjen pun berhasil mengalahkan Leylah Fernandez dalam pertandingan berdurasi 1 jam 29 menit. Petenis jebolan Universitas Pepperdine, Amerika Serikat itu pun berhak melaju ke babak kedua Wimbledon 2026.

"Terima kasih banyak dukungannya dari teman teman penonton yang di rumah dan yang bisa datang juga hari ini di Inggris," kata dia.


Tantang Petenis Australia

Janice Tjen, petenis Indonesia, mengembalikan bola ke arah Emma Raducanu, petenis Inggris Raya, pada putaran kedua kejuaraan tenis US Open, Rabu, 27 Agustus 2025, di New York. (Foto AP/Andres Kudacki)

Selanjutnya, Janice Tjen akan menantang petenis Australia, Daria Kasatkina pada babak kedua. Partai itu dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/7).

Janice Tjen menegaskan enggan larut dalam euforia berlebihan. Ia sadar perjalanannya masih panjang sehingga memilih langsung fokus mempersiapkan diri bersama tim pelatih untuk menatap laga berikutnya.

"Pertandingan selanjutnya memang banyak yang perlu dibicarakan denga pelatih besok sehari sebelum dan setelah latihan," jelas Janice Tjen.


Main Bareng Aldila di Ganda

Selain tunggal, Janice Tjen juga akan berjuang di sektor ganda. Ia tampil bersama petenis Indonesia lain, Aldila Sutjiadi dengan mengawali langkahnya melawan Harriet Dart/Maia Lumsden pada Kamis (2/7).

"Jangan lupa untuk tetap support dan juga Aldila Sutjiadi yang bertanding di Wimbledon kali ini," tutup Janice.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya