Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pengendara di Kota Sibolga, Sumatera Utara antre hingga lima jam untuk mendapatkan solar. Bahkan antrean kendaraan di SPBU wilayah Kebonjambu dan Taman Bunga mencapai 3 kilometer.
"Iya ini mau ambil solar. SPBU lain sama juga, panjang macetnya. Sudah lama seperti ini," kata sopir truk Appara Sitohang.
Advertisement
Merespons hal ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkatkan penyaluran BBM bersubsidi jenis biosolar di Kota Sibolga dan sekitarnya.
Tidak tanggung-tanggung, volume penyaluran didongkrak hingga rata-rata 21,7 persen di atas kondisi normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Ia memastikan kondisi operasional dan stok dalam keadaan aman.
"Kami memastikan tidak ada gangguan pasokan ataupun pengurangan kuota Biosolar di wilayah Sibolga. Penyaluran BBM terus dioptimalkan dengan dukungan penuh dari operasional Fuel Terminal Sibolga demi menjaga ketersediaan stok di SPBU," ujar Fahrougi, Senin (29/6/2026).
Menyikapi kepadatan kendaraan yang terjadi di beberapa titik SPBU, Pertamina tidak tinggal diam. Sejumlah langkah strategis dan antisipatif langsung diterapkan di lapangan, antara lain menerapkan sistem marshalling, yaitu berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di dalam dan sekitar area SPBU agar tetap tertib.
Kemudian, prioritas distribusi. Menjalin komunikasi intensif dengan Fuel Terminal Sibolga untuk memprioritaskan penyaluran BBM ke area yang mengalami lonjakan konsumsi tinggi. Lalu, pantauan stok real-time. Mengimbau seluruh pengelola SPBU untuk memperketat pengawasan stok agar pasokan tambahan bisa segera dikirimkan sebelum terjadi kekosongan.
Pertamina juga mengingatkan seluruh pengelola SPBU untuk tetap patuh pada regulasi penyaluran BBM subsidi agar kuota yang tersedia benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Masyarakat pun diimbau untuk bijak dalam membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya.