Balita Tewas Gara-Gara Lubang Proyek, Kontraktor Diperiksa Polisi

Polisi mendalami ada dugaan kelalaian atau tidak dalam insiden tersebut.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 30 Juni 2026, 12:26 WIB
Seorang bocah berinisial I (4) terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi sedalam sekitar empat meter dan baru berhasil dievakuasi setelah perjuangan selama empat jam. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Balita I (4) tewas setelah terperosok ke lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Pihak kontraktor dan sejumlah saksi-saksi sudah diperiksa.

“Jadi pada saat kejadian ada pihak-pihak yang sudah kita panggil baik proyek maupun pihak-pihak dari saksi maupun yang lainnya,” kata Kapolsek Tebet, AKP Ischak kepada wartawan di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Untuk diketahui, lubang proyek akan dijadikan pondasi bangunan lapangan futsal. Terkait apakah ada kelalaian dalam insiden itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami.

"Kemudian kejadian tersebut ditindaklanjuti oleh Polres Jakarta Selatan, yaitu di fungsi PPA," ucapnya.

 

Lubang Sudah Ditutup

Kini, lubang tersebut sudah ditutup kembali supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian polisi melakukan penutupan tempat kejadian perkara (TKP) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, bocah berinisial I (4 tahun) meninggal dunia setelah terjebak selama sekitar empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, namun nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya