Setelah 17 tahun berkarier sebagai pesepakbola profesional, Zinedine Zidane akhirnya memutuskan pensiun 2006 di Real Madrid. Mantan playmaker Timnas Prancis itu beristirahat dari dunia yang membuatnya terkenal tersebut.
Ia baru kembali terlibat langsung dengan sepakbola setelah Madrid memilih Carlo Ancelotti sebagai pelatih skuat Los Blancos mulai musim panas 2013 lalu. Pelatih asal Italia itu kemudian memilih Zidane sebagai asisten pelatih.
"Saya ingin berhubungan kembali dengan kegembiraan sepakbola," kata Zidane kepada L' Equipe mengenai alasannya menerima tawaran Ancelotti seperti dilansir Football Espana, Senin (27/1/2014).
"Setelah apa yang saya alami sebagai pemain, saya pasti merasa perlu untuk terlibat setiap hari, merasakan tekanan itu lagi."
"Saya tak menyesali keputusan saya untuk pensiun. Saya mengantar anak-anak saya ke sekolah setiap hari dan melakukan banyak hal dengan mereka," tutur Zidane. "Hal yang kini ada di kepala saya adalah saya telah menyadari apa yang ingin saya lakukan dan bagaimana saya ingin melakukannya."
Mantan pemain Juventus itu memiliki ambisi usai menjadi asisten pelatih Ancelotti. "Saya ingin menjadi berguna untuk Real Madrid, tapi saya juga ingin melatih tim saya sendiri. Saya mencapai banyak sebagai pemain, tapi sekarang saya ingin melakukan hal yang sama dalam karier kedua saya," ujar Zidane.
"Saya akan menjadi pelatih ambisius. Tim saya akan diimbangi dengan kecenderungan untuk menyerang. Sepakbola bisa sangat sederhana, dan itulah bagaimana saya ingin tim saya bermain."(Bog)
Ia baru kembali terlibat langsung dengan sepakbola setelah Madrid memilih Carlo Ancelotti sebagai pelatih skuat Los Blancos mulai musim panas 2013 lalu. Pelatih asal Italia itu kemudian memilih Zidane sebagai asisten pelatih.
"Saya ingin berhubungan kembali dengan kegembiraan sepakbola," kata Zidane kepada L' Equipe mengenai alasannya menerima tawaran Ancelotti seperti dilansir Football Espana, Senin (27/1/2014).
"Setelah apa yang saya alami sebagai pemain, saya pasti merasa perlu untuk terlibat setiap hari, merasakan tekanan itu lagi."
"Saya tak menyesali keputusan saya untuk pensiun. Saya mengantar anak-anak saya ke sekolah setiap hari dan melakukan banyak hal dengan mereka," tutur Zidane. "Hal yang kini ada di kepala saya adalah saya telah menyadari apa yang ingin saya lakukan dan bagaimana saya ingin melakukannya."
Mantan pemain Juventus itu memiliki ambisi usai menjadi asisten pelatih Ancelotti. "Saya ingin menjadi berguna untuk Real Madrid, tapi saya juga ingin melatih tim saya sendiri. Saya mencapai banyak sebagai pemain, tapi sekarang saya ingin melakukan hal yang sama dalam karier kedua saya," ujar Zidane.
"Saya akan menjadi pelatih ambisius. Tim saya akan diimbangi dengan kecenderungan untuk menyerang. Sepakbola bisa sangat sederhana, dan itulah bagaimana saya ingin tim saya bermain."(Bog)