Sebagai ajang untuk berkumpul para pecinta olahraga tembak sekaligus mencari bibit-bibit unggul atlet penembak, Rajawali Airsoft Shooter menggelar Shooting Championship Open Tournament 2014. Event ini merupakan kali keempatnya digelar, namun pertama kali digelar di Lapangan Tembak Rajawali yang akan menjadi lapangan tembak terbesar se-Asia.
Owner Rajawali Airsoft Shooter, Andreas Jumanto mengatakan perlombaan yang digelar di Lapangan Tembak Rajawalilapangan Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri, Sentul City Bogor ini rutin dilakukan 6 bulan sekali. "Ini event rutin. Dilakukan tiga bulan sekali untuk latihan bersama, dan setiap 6 bulan sekali untuk event resminya," jelasnya kepada liputan6.com, Sabtu (25/1/14).
Ia melanjutkan, ada dua materi yang dipertandingkan dalam turnamen kali ini, yaitu tembak reaksi 25 meter dan tembak presisi 25 meter. Kejuaraan ini, kata dia diikuti oleh sekira 100 peserta dari berbagai kalangan seperti anggota Rajawali Airsoft Shooter, atlet penembak nasional, anggota Perbakin dan kalangan umum. "Lomba ini juga bertujuan untuk mencari bibit atlet penembak muda skala daerah dan nasional," tuturnya.
Selain itu, lomba tembak ini juga berbarengan dengan softlaunching Lapangan Tembak Rajawali yang baru dibuka hari ini. Rencananya, lapangan tembak seluas 5000 meter persegi ini akan menjadi lapangan tembak terbesar se-Asia.
Ia membeberkan lapangan tembak ini akan dilengkapi fasilitas sesuai dengan standar internasional. "Nanti lapangan tembak ini juga akan dilengkapi dengan arena outbond serta camping ground, dan mengacu kepada standar ISO 9001:2008," tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Maneth Putri, merasa semangat untuk mengikuti ajang lomba tembak ini. "Lumayan untuk memperbanyak jam terbang," ujar Putri yang menjadi peserta wanita satu-satunya dalam perlombaan ini.
Ia menceritakan, awalnya ia hanya iseng diajak temannya untuk berlatih olahraga tembak. Setelah sekali mencoba ternyata ia merasa ketagihan. Ia pun telah banyak mengikuti turnamen dan sempat beberapa kali menjuarai turnamen tembak.
"Kalo bisa ada peserta wanita lainnya biar lebih seru, jadi bisa buat kategori sendiri saat lomba. Soalnya selama ini selalu dibarengin sama peserta laki-laki," ucapnya. (Jnp)
Baca Juga:
MU dan Chelsea Sepakati Harga Mata
Juan Mata Pakai Nomor Keramat MU?
Pendukung 3 Tim Raksasa Inggris Dikejutkan oleh Kehadiran Hulk
Kekasih Ronaldo Tampil Super Seksi dengan Bikini
Ferguson Prediksi Enam Tim Berpeluang Juara Liga Premier
Owner Rajawali Airsoft Shooter, Andreas Jumanto mengatakan perlombaan yang digelar di Lapangan Tembak Rajawalilapangan Resimen IV Demlat Korps Brimob Polri, Sentul City Bogor ini rutin dilakukan 6 bulan sekali. "Ini event rutin. Dilakukan tiga bulan sekali untuk latihan bersama, dan setiap 6 bulan sekali untuk event resminya," jelasnya kepada liputan6.com, Sabtu (25/1/14).
Ia melanjutkan, ada dua materi yang dipertandingkan dalam turnamen kali ini, yaitu tembak reaksi 25 meter dan tembak presisi 25 meter. Kejuaraan ini, kata dia diikuti oleh sekira 100 peserta dari berbagai kalangan seperti anggota Rajawali Airsoft Shooter, atlet penembak nasional, anggota Perbakin dan kalangan umum. "Lomba ini juga bertujuan untuk mencari bibit atlet penembak muda skala daerah dan nasional," tuturnya.
Selain itu, lomba tembak ini juga berbarengan dengan softlaunching Lapangan Tembak Rajawali yang baru dibuka hari ini. Rencananya, lapangan tembak seluas 5000 meter persegi ini akan menjadi lapangan tembak terbesar se-Asia.
Ia membeberkan lapangan tembak ini akan dilengkapi fasilitas sesuai dengan standar internasional. "Nanti lapangan tembak ini juga akan dilengkapi dengan arena outbond serta camping ground, dan mengacu kepada standar ISO 9001:2008," tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Maneth Putri, merasa semangat untuk mengikuti ajang lomba tembak ini. "Lumayan untuk memperbanyak jam terbang," ujar Putri yang menjadi peserta wanita satu-satunya dalam perlombaan ini.
Ia menceritakan, awalnya ia hanya iseng diajak temannya untuk berlatih olahraga tembak. Setelah sekali mencoba ternyata ia merasa ketagihan. Ia pun telah banyak mengikuti turnamen dan sempat beberapa kali menjuarai turnamen tembak.
"Kalo bisa ada peserta wanita lainnya biar lebih seru, jadi bisa buat kategori sendiri saat lomba. Soalnya selama ini selalu dibarengin sama peserta laki-laki," ucapnya. (Jnp)
Baca Juga:
MU dan Chelsea Sepakati Harga Mata
Juan Mata Pakai Nomor Keramat MU?
Pendukung 3 Tim Raksasa Inggris Dikejutkan oleh Kehadiran Hulk
Kekasih Ronaldo Tampil Super Seksi dengan Bikini
Ferguson Prediksi Enam Tim Berpeluang Juara Liga Premier