Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks di media sosial terus menjadi tantangan serius, menuntut kewaspadaan tinggi dari masyarakat. Fenomena ini tidak hanya mengancam integritas informasi publik tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial, kepanikan, hingga perpecahan sosial.ย
Dalam sepekan terakhir, sejumlah klaim hoaks dan penipuan kembali teridentifikasi, mencakup berbagai topik mulai dari lowongan kerja hingga penawaran bantuan, menunjukkan betapa beragamnya modus operandi para penyebar disinformasi.
Advertisement
Berbagai platform media sosial, mulai dari Facebook, TikTok, hingga grup pesan instan, menjadi sarana penyebaran hoaks ini, menunjukkan perlunya verifikasi informasi secara berlapis sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk selalu kritis dan tidak mudah terpancing oleh judul sensasional atau klaim yang terlalu bombastis.
Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks yang beredar, simak daftarnya.
ย
1. Sri Mulyani Bagikan Dana Bansos dengan Tebak Kata di Facebook
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim mantan Menkeu Sri Mulyani membagikan dana bansos hanya dengan menebak kata di Facebook. Informasi tersebut marak dibagikan sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Juni 2026.
Dalam postingannya terdapat foto Sri Mulyani dengan narasi sebagai berikut:
"Cara daftar dana bansos tersebut, silahkan jawab kuis yang tertera di dalam foto"
Akun itu menambahkan narasi:
"SPECIAL TAHUN INI ADA DANA BANTUAN SOSIAL (BANSOS) BAGI YANG INGIN MENERIMA BANTUAN TERSEBUT :
๐ญ.๐๐๐๐ & ๐ฆ๐๐๐ฅ๐ ๐ฃ๐ผ๐๐๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ป๐ถ ๐ฌ๐๐..
๐ฎ.๐ฆ๐ถ๐น๐ฎ๐ต๐ธ๐ฎ๐ป ๐ง๐๐๐๐ ๐ป๐ฎ๐บ๐ฎ ๐ธ๐ผ๐๐ฎ ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ด๐ฎ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ฟ ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐ต ๐ถ๐ป๐ถ!
๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฏ๐ฎ๐ป ๐๐ถ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ถ๐บ ๐ ๐ฒ๐น๐ฎ๐น๐๐ถ MASSENGER.
UNTUK INFO BANSOS
SILAHKAN CHAT MASSENGER"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim mantan Menkeu Sri Mulyani membagikan dana bansos hanya dengan menebak kata di Facebook? Simak artikel berikut ini.......2. Link Pendaftaran Bantuan untuk Pensiunan dari Taspen
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan untuk pensiunan dari Taspen, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 24 Juni 2026.
Klaim link pendaftaran bantuan untuk pensiunan dari Taspen menanpilkan poster digital yang berisi tulisan sebagai berikut.
"KABAR GEMBIRA BAGI ANDA PENSIUNAN dari Taspen"
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"๐ KABAR GEMBIRA UNTUK PARA PENSIUNAN! ๐
Kini tersedia program bantuan berupa tunjangan yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para pensiunan Indonesia.
โ Bantuan tunjangan pensiunan
โ Proses mudah dan terpercaya
โ Pelayanan cepat dan ramah
โ Pendampingan informasi terbaik
Program ini hadir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun.
๐ Kuota terbatas!
Segera cek informasi dan lakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi.
๐ Klik tombol DAFTAR atau masuk ke profil dan klik link yang ada di bio.
Terima kasih atas pengabdian Anda. Semoga program ini dapat memberikan manfaat dan membantu menciptakan masa pensiun yang lebih nyaman, tenang, dan sejahtera."
Dalam unggahan tersebut terdapat menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut.
"https://pendaftaran.online12.my.id/v1/?step=start"
Link tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta sejumlah data pribadi, seperti nama, provinsi dan nomor Telegram.
Benarkah klaim link pendaftaran bantuan untuk pensiunan dari Taspen? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......
3. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Tewas dalam Serangan Rusia
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tewas dalam serangan udara Rusia. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 21 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"๐จ๐จ๐จRumor beredar:
Zelensky tewas!๐ฅ๐ฅDALAM SERANGAN UDARA RUSIAโฆ
Menurut laporan, serangan udara Rusia menargetkan posisi aman di Ukraina, menewaskan Presiden Volodymyr Zelensky. Media Ukraina dilaporkan meliput insiden tersebut."
Lalu benarkah klaim Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tewas dalam serangan udara Rusia? Simak dalam artikel berikut ini...
Hoaks Berikutnya
4. Bahlil Keluarkan Pernyataan Pertamax Jadi Rp 10.500Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia keluarkan pernyataan harga Pertamax jadi Rp 10.500 per liter karena minyak dunia turun, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 17 Juni 2026.
Klaim Bahlil keluarkan pernyataan harga Pertamax jadi Rp 10.500 per liter karena minyak dunia turun, berupa tulisan sebagai berikut.
"Bahlil tegas sebutkan bahwa Pertamax menjadi Rp.10.500 perliter mulai besok karena harga minyak dunia mulai turun"
Foto Bahlil yang di dalamnya terdapat tulisan berikut.
"Bahlil Menegaskan Pertamax Menjadi Rp 10.500 per Liter Mulai Besok Karena Harga Minyak Dunia Mulai Turun"
Benarkah klaim Bahlil keluarkan pernyataan harga Pertamax jadi Rp 10.500 per liter karena minyak dunia turun? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......
ย
5. Pendaftaran Lowongan Kerja PLN Lewat WhatsApp
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran lowongan kerja PLN lewat WhatsApp, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 15 Juni 2026.
Klaim pendaftaran lowongan kerja PLN lewat WhatsApp berupa tulisan sebagai berikut.
"โก LOWONGAN KERJA PLN TERBUKA! โก
Kesempatan bergabung bersama PLN kini terbuka untuk seluruh Indonesia dan berbagai posisi. Jangan lewatkan peluang untuk membangun karier di perusahaan energi terdepan Indonesia.
๐ Penempatan seluruh Indonesia
๐ Terbuka untuk berbagai bidang dan jurusan
๐ Daftar melalui link di bio
Bagikan informasi ini kepada teman dan keluarga yang sedang mencari peluang kerja!"
Dalam unggahan tersebut menyertakan menu pendaftaran, jika diklik mengarah pada akun WhatsApp.
Benarkah klaim pendaftaran lowongan kerja PLN lewat WhatsApp? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......
ย
6. Pendaftaran Lowongan Kerja Dinas Perhubungan 2026
Cek Fakta Liputan6.comย mendapati klaim link pendaftaran lowongan kerjaย Dinas Perhubunganย 2026.ย Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok, pada 13 Juni 2026.
Berikutย isi unggahannya:
"LOWONGAN RESMI DINAS PERHUBUNGAN 2026 TELAH DIBUKA
Kesempatan kerja terbaru untuk lulusan SMA/SMK sederajat hingga D3, D4/S1 dan S2.
Kriteria:
โข Minimal lulusan SMA sederajat
โข Jujur dan bertanggung jawab
โข Teliti, ramah, dan mampu bekerja sama dalam tim
Segera siapkan CV terbaikmu dan lakukan pendaftaran melalui website profil yang tersedia sebelum kuota terpenuhi!
Cocok untuk fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman.Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk bergabung bersama sektor transportasi Indonesia."
Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
"DISHUB 2026 RESMI DIBUKA!
DINAS PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA
TERBUKA UNTUK SMA/D3/D4/S1/S2
PENEMPATAN SESUAI DOMISILI
PROSES SELEKSI TRANSPARAN
KARIR STABIL DAN BERKELANJUTAN
LULUSAN SMA SEDERAJAT D3 D4/S1 DAN S2-
PENEMPATAN SESUAI DOMISILI TERDAFTAR
JANGAN LEWATKAN!
KUOTA TERBATAS!
PENDAFTARAN DI BIO WEBSITE PROFIL KAMI"
Ketika link di bio profil diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaimย klaim link pendaftaran lowongan kerja Dinas Perhubungan 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalamย International Fact Checking Network (IFCN)ย dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.