SpaceX Cetak Sejarah Baru di Pasar Modal AS

SpaceX menjadi salah satu perusahaan dengan proses tercepat untuk masuk ke indeks Nasdaq 100.

oleh Septian DenyDiterbitkan 28 Juni 2026, 06:00 WIB
Para karyawan SpaceX merayakan penutupan perdagangan saham perdana (IPO) SpaceX di Nasdaq MarketSite di New York. (AP Photo/Frank Franklin II)

Liputan6.com, Jakarta - SpaceX mencatat sejarah baru di pasar modal Amerika Serikat setelah menjadi salah satu perusahaan dengan proses tercepat untuk masuk ke indeks Nasdaq 100. Langkah ini diperkirakan akan memicu gelombang pembelian saham dari berbagai reksa dana indeks (index fund) dan exchange traded fund (ETF) yang mengikuti pergerakan indeks tersebut.

Dikutip dari CNBC, Minggu (28/6/2026), Nasdaq mengumumkan setelah penutupan perdagangan Jumat bahwa SpaceX telah memenuhi persyaratan untuk bergabung ke dalam indeks teknologi bergengsi tersebut.

Jika seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, manajer dana yang mengikuti Nasdaq-100 akan mulai membeli saham SpaceX setelah penutupan perdagangan pada 6 Juli, sebelum perusahaan resmi menjadi anggota indeks pada pembukaan perdagangan 7 Juli.

Nasdaq 100 merupakan salah satu indeks saham paling penting di Amerika Serikat dengan aset kelolaan lebih dari US$800 miliar yang mengikuti pergerakannya. Salah satu produk investasi terbesar yang melacak indeks tersebut adalah Invesco QQQ Trust (QQQ), yang juga menjadi acuan utama investor dalam mengamati perkembangan sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

SpaceX diperkirakan akan masuk ke Nasdaq 100 dengan bobot kurang dari 1 persen. Meski relatif kecil, masuknya perusahaan ke dalam indeks tetap dipandang signifikan karena akan mendorong pembelian otomatis dari berbagai dana investasi pasif.

Keberhasilan SpaceX masuk ke Nasdaq 100 dalam waktu singkat merupakan hasil dari kebijakan baru Nasdaq yang mempercepat proses pencantuman perusahaan hasil penawaran umum perdana (IPO) berkapitalisasi besar.

 

Hanya Butuh 15 Hari Penuhi Syarat Bergabung ke Nasdaq 100

Karyawan SpaceX merayakan momen upacara pembunyian bel saat IPO SpaceX di Nasdaq MarketSite di New York. (AP Photo/Frank Franklin II)

Melalui aturan baru tersebut, perusahaan yang baru melantai di bursa dapat memenuhi syarat bergabung ke Nasdaq 100 hanya dalam waktu sekitar 15 hari perdagangan, jauh lebih cepat dibandingkan mekanisme sebelumnya yang mengharuskan investor menunggu berbulan-bulan.

Masuknya SpaceX juga diperkirakan menjadi katalis positif bagi saham perusahaan yang sejak debut di bursa pada 12 Juni menjadi salah satu saham dengan aktivitas perdagangan tertinggi.

Selain dana indeks, manajer investasi aktif yang menjadikan Nasdaq 100 sebagai acuan portofolio juga diperkirakan akan menyesuaikan kepemilikan saham mereka agar tetap sejalan dengan komposisi indeks.

Analis menilai dampak pembelian dapat semakin besar karena jumlah saham SpaceX yang beredar di publik (free float) masih relatif terbatas dibandingkan total kapitalisasi pasarnya. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan permintaan saham dari investor institusi.

Sementara itu, berbeda dengan Nasdaq, S&P Dow Jones Indices sebelumnya memutuskan tidak menerapkan mekanisme percepatan serupa untuk indeks S&P 500. Dengan demikian, SpaceX masih belum memenuhi syarat untuk masuk ke S&P 500 karena indeks tersebut tetap mempertahankan persyaratan profitabilitas dan masa pencatatan saham yang lebih panjang.   

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya