Liputan6.com, Jakarta - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (26/6/2026). Salah satu keputusan penting dalam rapat tersebut adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp 290 per saham yang akan dibayarkan pada 29 Juli 2026.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan Direksi mengenai kegiatan usaha dan kinerja keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Advertisement
Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Indofood, Anthoni Salim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus memberikan kepercayaan kepada perseroan.
"Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada Indofood. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," ujar Anthoni Salim dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Menurut perseroan, keputusan yang diambil dalam RUPST mencerminkan komitmen Indofood untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga kinerja perusahaan di tengah dinamika industri makanan dan minuman.
Indofood Andalkan Model Bisnis Terintegrasi untuk Jaga Pertumbuhan
Indofood menjelaskan strategi pertumbuhan perseroan didukung oleh model bisnis Total Food Solutions, yang mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk akhir yang dipasarkan kepada konsumen.
Dalam menjalankan bisnisnya, Indofood mengandalkan empat kelompok usaha strategis yang saling melengkapi, yaitu Produk Konsumen Bermerek (CBP), Bogasari, Agribisnis, dan Distribusi. Masing-masing unit usaha tersebut menjadi penopang utama pertumbuhan dan memperkuat posisi perseroan di industri makanan nasional.
Grup Produk Konsumen Bermerek memproduksi berbagai produk seperti mi instan, produk dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, serta minuman. Sementara Bogasari bergerak di bidang tepung terigu dan pasta, Agribisnis mengelola bisnis kelapa sawit hingga minyak goreng, sedangkan Grup Distribusi memiliki jaringan distribusi yang menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia.
Melalui strategi bisnis yang terintegrasi tersebut, Indofood menegaskan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, meningkatkan profitabilitas, serta terus menciptakan nilai bagi para pemegang saham.