Waspada Link Cek Bansos Palsu Beredar di Media Sosial, Kenali Ragamnya

Link cek bansos palsu marak beredar di media sosial, waspadai modus phishing yang mengincar data pribadi.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 26 Juni 2026, 16:10 WIB
Ilustrasi Cara Cek Bansos Kemenkos Juni/Gemini AI

Liputan6.com, Jakarta - Peredaran link cek bansos palsu semakin beragam dan marak beredar di berbagai platform media sosial. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan ini, yang bertujuan mencuri data pribadi dan informasi finansial. 

Berbagai link palsu ini sering disebarkan melalui di media sosial dan kerap muncul saat pemerintah gencar melakukan pencairan bansos, terutama menjelang akhir tahun atau hari raya.

Modus penipuan ini merupakan hoaks berulang yang terus menyebar dengan berbagai narasi. Informasi bohong ini sering mengklaim berasal dari instansi pemerintah untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat, padahal tujuan utamanya adalah phishing atau upaya pencurian data.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam link cek bansos palsu, simak daftarnya.

 

Link Pendaftaran dan Cek Bansos PKH Online 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan atau link pendaftaran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 sebesar Rp 1.700.000 per orang. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 20 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"BANSOS PKH 2026

BANTUAN SOSIAL PKH MERATA UNTUK MASYARAKAT INDONESIA

BANTUAN PKH SEBESAR Rp.1.700.000, Per Orang.

Daftarkan Diri Anda Dibawah Ini & Ikuti Persyaratannya.

Daftar Sekarang⬇️"

Unggahan disertai link pendaftaran. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor WhatsApp.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bansos PKH 2026 sebesar Rp 1,7 juta per orang? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

Link untuk Cek Bansos PKH Tahap 4 Tahun 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4 tahun 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 11 April 2026.

Berikut isi unggahannya:

"DAFTAR BANSOS 2026 !!!

pemerintah mengeluarkan dana bansos pkh tahap 4 tahun 2026.

buruan cek dan DAFTAR diri kalian sebelum terlambat

Klik link DAFTAR di bawah ini👇👇"

Postingan menyertakan poster, berikut isinya:

"TERBARU KEMENSOS TAHUN 2026

RENCANA STRATEGIS KEMENTRIAN SOSIAL

BANTUAN SOSIAL

Rp2.500.000

PKH (Program Keluarga Harapan)

BLT (Bantuan Langsung Tunai)

Apakah anda terdaftar Sebagai penerima bansos tunai? silahkan dicek melalui tautan di postingan"

Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telepon.

Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH tahap 4 tahun 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

 

Link Cek Bansos PKH dan BPNT yang Cair Maret-April 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang cair Maret-April 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 26 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bansos PKH dan BPNT cair Maret - April 2026 menjadi kabar yang paling ditunggu jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial unggulan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga berpenghasilan rendah"

Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"DIGITALISASI BANSOS MULAI MARET 2026

KABAR GEMBIRA BUAT YANG BELUM DAPAT BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PKH SAMA SEKALI BELUM DAPAT ATAU BELUM CAIR, RP2.500.000 PRIODE TAHUN 2026 INI LANGSUNG DAFTAR, TIDAK DI PUNGUT BIAYA SEDIKIT PUN

CEK NAMA ANDA DENGAN CARA

KLIK DAFTAR"

Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya